Pasar keliling digelar di Mataram sambut Ramadhan

id Dinas Perdagangan,Kota Mataram,kopling,Ramadhan

Pasar keliling digelar di Mataram sambut Ramadhan

Sejumlah warga berbelanja di Kolaborasi Pasar Keliling (Kopling) di Kelurahan Kebon Sari, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (15/1-2026) ANTARA/Nirkomala.

Mataram (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menggelar kegiatan Kolaborasi Pasar Keliling (Kopling) sebagai upaya menjamin ketersediaan stok dan stabilisasi harga jelang bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Sri Wahyunida di Mataram, Kamis, mengatakan, kegiatan Kopling tersebut dilaksanakan selama dua minggu ke depan di enam kecamatan se-Kota Mataram.

"Untuk Kopling, kami prioritaskan ke kelurahan yang padat penduduk dan tidak bisa dijangkau untuk kegiatan pasar rakyat atau pasar murah," katanya.

Hari Kamis (15/1-2026), lanjutnya, Kopling dilaksanakan di Kantor Lurah Kebon Sari, Kecamatan Ampenan dengan melibatkan tim Kopling dari Bank Indonesia dan Bulog.

Baca juga: Antisipasi inflasi, TPID gelar operasi pasar keliling di Mataram

Dalam kegiatan Kopling, Bank Indonesia menurunkan petani-petani binaan untuk menjual telur, cabai, bawang, tomat, dan sayur dengan harga di bawah harga pasar.

Sementara tim dari Bulog membawa beras, gula, dan minyak goreng yang juga dijual di bawah harga pasar dengan selisih Rp1.000 sampai Rp5.000.

"Bahkan jika warga belanja dengan menggunakan aplikasi QRIS, mereka mendapat voucher potongan Rp10.000 hingga Rp20.000" katanya.

Misalnya, harga telur di Kopling dijual Rp51.000 per try (isi 30 butir), tapi kalau warga membeli dengan aplikasi QRIS mereka cukup membayar Rp31.000 per try, karena satu voucher bernilai Rp10.000.

"Begitu juga, kalau warga menggunakan voucher potongan harga untuk membeli gula, beras, minyak, cabai dan kebutuhan pokok lainnya," katanya.

Baca juga: Operasi pasar murah keliling di Mataram siapkan 2,5 ton beras murah

Harga kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan Kopling tersebut antara lain, beras SPHP Rp11.600 per kilogram, beras premium Rp14.800 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, dan minyak goreng merek befood Rp20.000 per liter.

Sedangkan untuk cabai rawit Rp36.000 per kilogram di pasar Rp40.000 per kilogram, cabai merah besar Rp24.000 per kilogram, bawang merah Rp32.000 per kilogram di pasar Rp35.000 per kilogram, dan bawang putih Rp32.000 per kilogram.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan Kopling, dapat memberikan jaminan stok kepada masyarakat menyambut bulan Ramadhan sekaligus menstabilkan harga," katanya.

Baca juga: Tekan harga cabai, Operasi pasar murah keliling digelar di Mataram

Baca juga: Pasar murah Semarang dilengkapi mobil keliling

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.