Erick sebut FIFA Series penting perkembangan timnas Indonesia

id Timnas Indonesia,FIFA Series 2026,Erick Thohir,PSSI,John Herdman

Erick sebut FIFA Series penting perkembangan timnas Indonesia

Ketum PSSI Erick Thohir (kanan) berjabat tangan dengan Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kiri) pada acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia, dengan rekam jejak kepelatihan internasional serta pengalaman membangun fondasi tim nasional dan klub level dunia sebagai upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut FIFA Series 2026 menjadi ajang yang penting dalam perkembangan timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih kepala baru, John Herdman.

Di FIFA Series 2025, FIFA baru saja mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah untuk Bulgaria (Eropa/UEFA), Kepulauan Solomon (Oseania/OFC), dan Saint Kitt dan Navis (Karibia/CONCACAF) yang rencananya digelar di Jakarta pada Maret mendatang.

"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim," kata Erick, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin.

Erick mengatakan di FIFA Series 2026 mental dan kualitas Indonesia akan terbangun. Baginya, turnamen ini adalah kesempatan emas untuk membentuk tim tangguh untuk Indonesia, sebelum tim Garuda melakoni banyak agenda ke depan, seperti ASEAN Cup, Piala Asia 2027, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Bulgaria menjadi negara dengan peringkat FIFA tertinggi yaitu peringkat 88 dunia. Bulgaria, negara yang melahirkan legenda Manchester United Dimitar Berbatov itu adalah negara yang pernah bermain tujuh kali di Piala Dunia, dengan capaian terbaik meraih posisi keempat di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Adapun, Indonesia yang ada di peringkat 122 dunia, berada di atas Kepulauan Solomon yang berada di peringkat 152 dunia dan Saint Kitts dan Nevis yang ada di peringkat 155 dunia.

"Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ucap Erick.

Baca juga: Timnas Indonesia satu grup dengan Bulgaria

Turnamen FIFA Series, yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series, merupakan ajang dua tahunan yang menghadirkan pertandingan persahabatan internasional antarnegara dari berbagai konfederasi. Ajang FIFA Series pertama kali digelar pada tahun 2024.

FIFA Series 2026 akan menampilkan 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim, dan akan digelar pada jendela pertandingan internasional bulan Maret dan April.

Baca juga: Jacksen Tiago pantau bibit sepak bola putri usia dini

Dengan 48 tim peserta, yang mewakili hampir 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, hampir seperempat komunitas sepak bola global akan ambil bagian dalam FIFA Series. Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA akan menjadi tuan rumah rangkaian ajang ini, dengan Rwanda menjadi tuan rumah dua grup, sehingga total jumlah grup menjadi 12.

Inisiatif ini mencakup sembilan grup putra dan tiga grup putri, dengan keterwakilan dari keenam konfederasi FIFA, yang menegaskan sifat FIFA Series sebagai ajang yang benar-benar berskala global. Tuan rumah yang telah dikonfirmasi untuk grup putra adalah Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, pertandingan untuk grup putri akan berlangsung di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.