Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah gagal membuka keunggulan tim Merah Putih saat menghadapi Malaysia pada laga penentuan juara Grup D Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026.
Bertanding di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Kamis, pemain yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan Justin Hoh lewat dua gim langsung dengan skor 16-21, 19-21.
“Di pertandingan hari ini, adaptasinya belum maksimal dengan lapangan. Agak kaget dengan kondisinya karena saya belum sempat tes lapangan. Selain itu, Justin terus mempercepat tempo dan pukulan colongannya cukup menyulitkan,” kata Ubed dalam pernyataan resmi PP PBSI setelah pertandingan.
Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat Ubed sebelumnya selalu menang dalam dua pertemuan terakhir melawan Hoh, masing-masing pada Thailand Masters 2025 dengan skor 17-21, 21-12, 21-13 dan nomor beregu SEA Games 2025 di Thailand dengan 21-12, 21-14.
Pada gim pertama, Ubed sempat tertinggal sejak awal dengan skor 3-6. Meski mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6, momentum itu tak bertahan lama. Hoh kembali menekan dan menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-8.
Ubed berupaya keluar dari tekanan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 15-17. Namun, Hoh yang tampil lebih konsisten menjaga tempo permainan hingga mengamankan gim pembuka dengan skor 21-16.
Memasuki gim kedua, situasi tak banyak berubah. Ubed sempat mencetak poin lebih dulu, tetapi Hoh langsung mengambil alih permainan dan melesat jauh hingga unggul telak 11-3 pada interval.
Baca juga: Tiga perang saudara Indonesia warnai semifinal Thailand Masters
Selepas jeda, dominasi pebulu tangkis Malaysia itu terus berlanjut. Hoh bermain disiplin dengan pertahanan rapat dan berhasil mematahkan serangan-serangan Ubed untuk memperbesar keunggulan menjadi 17-8.
Ubed sempat membuka asa dengan mencetak poin beruntun lewat permainan net yang agresif hingga memperkecil skor menjadi 14-17. Bahkan, juara Thailand Masters 2026 itu mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19 setelah memaksa Hoh melakukan kesalahan.
Namun, pada momen krusial, keberuntungan belum berpihak kepada Ubed. Pukulan yang membentur net memberi Hoh match point, sebelum kesalahan sendiri Ubed memastikan kemenangan Justin Hoh dengan skor 21-19.
Baca juga: Campus League ekspansi ke Kalimantan
Kekalahan Ubed membuat Indonesia gagal meraih poin pertama pada sektor tunggal putra dalam laga penentuan juara grup tersebut.
“Ini pertama kali saya jadi tunggal pertama di level senior. Pasti ada beban yang saya rasakan tapi saya banyak belajar dari pertandingan hari ini. Kalau diturunkan lagi, saya harus bisa memikul tanggung jawab tersendiri, ya harus bisa membuka jalan untuk tim supaya partai berikutnya tuh lebih enak lah istilahnya,” ujar Ubed.
Pertandingan antara Indonesia dan Malaysia masih berlanjut. Pada partai kedua, ada Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melawan Junaidi Arif/Roy King Yap. Kemudian pada partai ketiga, Merah Putih diwakili Prahdiska Bagas Shujiwo yang akan bersaing dengan Eogene Ewe.
Lalu partai keempat ada Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melawan Choong Hon Jian/Muhammad Haikal. Pada partai terakhir, Anthony Sinisuka Ginting turun untuk berhadapan dengan Kong Wei Xiang.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026