Mataram (ANTARA) - Bencana alam tanah longsor menimpa jalan wisata menuju Pusuk Sembalun di bawah Kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu.
Berdasarkan data laporan Pusdalops BPBD NTB, bencana tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, setelah wilayah setempat di guyur hujan lebat. Akibat hujan tersebut, menyebabkan perbukitan di Pusuk Sembalun menjadi longsor dan menutupi badan jalan sepanjang 10 meter.
"Matrial longsor dengan ketebalan 0,5 - 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang 10 meter," ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin.
Baca juga: Tanah longsor menimpa badan jalan menuju Gunung Rinjani
Ia mengungkapkan sampai dengan saat ini material longsor masih menutupi badan jalan. Sedangkan, tim baik itu BPBD Lombok Timur, TNI/polri, petugas kecamatan dan aparat desa setempat sedang melakukan penanganan di lokasi kejadian.
"Kebutuhan mendesak saat ini alat berat untuk pembersihan material yang menutupi jalan," terangnya.
Akibat bencana tanah longsor tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat diharapkan harus mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
"Saat ini wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian sedang memasuki periode puncaknya. Adanya potensi hujan dengan intensitas tinggi di dasarian I Februari 2026, masyarakat harus mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis," katanya.
Baca juga: Terjang ancaman longsor demi saluran air
Baca juga: Amaq Rikiawan Tewas Tertimbun Longsor di Kaki Rinjani
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026