Washington (ANTARA) - Melania Trump dijadwalkan memimpin sidang Dewan Keamanan PBB pekan depan, menandai momen pertama dalam sejarah seorang Ibu Negara Amerika Serikat yang masih menjabat mengambil peran diplomasi tersebut.
"Kepemimpinan Ibu (Melania) Trump akan menandai pertama kalinya seorang Ibu Negara AS yang masih menjabat memimpin Dewan Keamanan ketika para anggota membahas isu pendidikan, teknologi, perdamaian, dan keamanan," sebut pernyataan itu, yang dirilis pada Rabu (25/2).
Sidang bertajuk "Children, Technology, and Education in Conflict" tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret mendatang. Melania akan memegang palu sidang saat AS memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB. Ia akan menekankan peran vital pendidikan dalam memajukan toleransi dan perdamaian dunia.
Baca juga: Mantan Menlu Marty mewajarkan adanya persepsi BoP menjadi tandingan PBB
Baca juga: Zionis Israel terus halangi operasi kemanusiaan ke Gaza
Sidang tersebut akan dihadiri oleh utusan dari negara-negara anggota Dewan Keamanan, Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz, serta para pemangku kepentingan internasional.
Presidensi Dewan Keamanan PBB dipegang secara bergilir setiap bulan oleh salah satu dari 15 negara anggotanya menurut urutan abjad dalam bahasa Inggris. AS akan memegang jabatan itu pada Maret setelah Inggris.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Anton Santoso
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026