Mataram (ANTARA) - Ombudsman RI Perwakilan Nusa Tenggara Barat mengimbau pemerintah provinsi perlu menyediakan kontak pengaduan darurat pada arus mudik Lebaran menyikapi kecelakaan beruntun PO Bus Tiara Mas di Kabupaten Sumbawa pada Minggu sekitar pukul 03.25 Wita dini hari.

Satgas Mudik Ombudsman Perwakilan NTB, Khairul Natanagara, menilai peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan pelayanan publik di sektor transportasi, khususnya dalam situasi darurat di jalan raya.

"Kami mengimbau Dinas Perhubungan NTB untuk menyediakan nomor kontak pengaduan yang dapat dihubungi masyarakat ketika terjadi peristiwa darurat di jalan. Dengan adanya kanal komunikasi yang jelas, masyarakat maupun awak bus dapat segera menyampaikan kondisi di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat oleh instansi terkait," ujarnya di Mataram, Minggu.

Menurutnya, pemerintah daerah melalui instansi terkait perlu memastikan adanya sistem layanan pengaduan darurat yang mudah diakses oleh masyarakat maupun awak kendaraan umum ketika terjadi kejadian di lapangan.

Baca juga: Gubernur NTB soroti selisih harga tiket bus di Terminal Mandalika

"Dalam perspektif pelayanan publik, penyediaan kanal pengaduan yang responsif merupakan bagian penting dari kewajiban penyelenggara layanan khususnya bidang transportasi untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa angkutan umum," tegas Khairul.

Selain itu, Ombudsman juga mendorong agar koordinasi antara Dinas Perhubungan, kepolisian, serta instansi terkait diperkuat, terutama selama periode arus mudik dan mobilitas masyarakat yang meningkat, sehingga setiap kejadian di jalan raya dapat segera ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Ombudsman juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di ruas jalan nasional, terlebih pada malam hari, karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Jumlah pemudik di Terminal Mandalika diprediksi naik lima persen

Diketahui kecelakaan beruntun melibatkan dua bus antar kota terjadi di kawasan Teluk Santong, Kabupaten Sumbawa, pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 03.25 Wita. Insiden tersebut melibatkan dua armada bus Tiara Mas yang melayani rute Mataram-Bima.

Kedua bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni Bus Tiara Mas dengan nomor polisi EA 7618 E bertuliskan "Alesha" dengan Bus Tiara Mas dengan nomor polisi EA 7668 A bertuliskan "KTM Racing".
Berdasarkan informasi yang didapat, kecelakaan terjadi saat kedua bus melaju secara beriringan di ruas jalan nasional.

Baca juga: Pengamanan di Bandara Lombok diperketat jelang arus mudik Lebaran 2026

Sopir bus terpaksa melakukan pengereman mendadak setelah melihat adanya kerumunan masyarakat di tengah jalan yang sedang melakukan adu lari atau sprint 100 meter pada malam hari.

Upaya menghindari kerumunan warga tersebut menyebabkan sopir bus melakukan pengereman mendadak, sehingga bus di belakang tidak sempat mengantisipasi dan akhirnya terjadi tabrakan beruntun antar armada.

Akibat kejadian tersebut, seorang kenek bus mengalami luka ringan setelah terkena serpihan kaca bagian depan bus. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026