"Ini kesempatan yang sangat istimewa bagi anak-anak kita. Mereka datang dari segala penjuru kota, kemudian bertemu di tempat ini dengan suasana penuh keceriaan,"

Mataram (ANTARA) - Gebyar Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Mataram 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melibatkan sekitar 3.000 siswa dari 52 lembaga RA di kota itu. 

"Ini kesempatan yang sangat istimewa bagi anak-anak kita. Mereka datang dari segala penjuru kota, kemudian bertemu di tempat ini dengan suasana penuh keceriaan," kata Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, saat membuka acara tersebut di Mataram, Rabu.

Menurut Mohan kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain serta mengenal orang lain.

Ia juga menilai pengalaman tersebut dapat meninggalkan kesan baik bagi anak-anak.

"Kami berharap kegiatan Gebyar RA ini dapat terus dilaksanakan dengan meriah dan inisiatif dari institusi yang memiliki kewenangan terhadap kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan," katanya. 

Selain dihadiri sekitar 3.000 siswa, Gebyar RA se-Kota Mataram juga dihadiri 300 kepala serta guru RA dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-81 dan HUT Kota Mataram ke-33.

Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Mataram sekaligus Ketua Panitia Gebyar RA se-Kota Mataram 2026, Yuni, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 52 lembaga RA yang berada di Kota Mataram.

"Gebyar RA, anak dan guru RA se-Kota Mataram, diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 dan juga Hari Ulang Tahun Kota Mataram yang ke-33," ujarnya.

Yuni menjelaskan rangkaian kegiatan diawali dengan 20 anak yang membawa bendera merah putih. Sebanyak 100 guru bersama anak RA kemudian menyambut Bunda PAUD Kota Mataram dan tamu undangan melalui gerakan lagu Anak Indonesia Hebat serta tari daerah.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan adanya market day yang diikuti oleh lembaga RA di Kota Mataram. Anak-anak berjualan bersama guru dengan menawarkan produk dari lembaga masing-masing.

"Market day bertujuan mengenalkan konsep pasar dan transaksi jual beli kepada anak-anak. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi anak untuk mengenal proses perputaran ekonomi secara sederhana," katanya. 

Baca juga: Pemkot Mataram siapkan 60.000 benih nila untuk ketahanan pangan
Baca juga: Pemkot-Polresta Mataram menanam pohon serentak dukung Indonesia Asri
Baca juga: RTH Pagutan Mataram akan dilengkapi fasilitas taman baca

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026