Mataram, 15/10 (ANTARA) - Nilai transaksi dalam penyelenggaraan Pasar Wisata Indonesia atau Tourism Indonesian Mart Expo (TIME) 2009 di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), 16-19 Oktober mendatang, diperkirakan meningkat 10 persen dari penyelenggaraan sebelumnya.
"Kalau nilai transaksi pada TIME 2008 di Makasar sebesar 15,2 juta dolar AS maka pada TIME 2009 diperkirakan meningkatkan 10 persen," kata Direktur Utama (Dirut) Pacto Convex, Ltd, Susilowani Daud, kepada wartawan di Senggigi, Lombok Barat, Kamis petang.
Sosilowani mendampingi Chairperson TIME 2009, Meity Robot dan Ketua Umum Badan Promosi Pariwisata Lombok Sumbawa atau yang dikenal dengan Sebutan Lombok Sumbawa Promo (LSP), Badrul Munir, yang juga Wakil Gubernur NTB, yang menyampaikan keterangan pers menjelang pelaksanaan TIME 2009.
Ia mengatakan, nilai transaksi dalam penyelenggaraan TIME 2009 diharapkan lebih tinggi dari TIME 2008 di Makasar Sulawesi Selatan yang diikuti oleh 104 buyer (pembeli) dari 21 negara yang didominasi oleh buyer dari Malaysia, Korea, India, Singapura dan Belanda serta Indoensia.
Sementara seller (penjual) mencapai 108 orang dari 16 provinsi di Indonesia, yang didominasi oleh saller dari Jakarta, Sulawesi Selatan, Bali, Sulawesi Utara, NTB, Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Papua.
Prosentasi seller berdasarkan industrinya yakni industri perhotelan, spa dan resort mencapai 75 persen, tour operator/travel agent tujuh persen, adventure/activity holiday tiga persen dan airline 1,5 persen.
Bidang lainnya seperti manajemen hotel, dinas pariwisata daerah dan travel portal 8,5 persen.
Untuk penyelenggaraan TIME 2009 sampai 15 Oktober, sudah terdaftar 127 buyer dari 25 negara yakni Australia, Brazil, Kanada, Prancis, Jerman, Hungaria, India, Italia, dan Korea Selatan.
Negara lainnya yakni Malaysia, Mexico, Belanda, Polandia, Rumania, Arab Saudi, Singapura, Afrika Selatan, Spanyol, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, dan Indonesia.
Seller yang sudah terdaftar sebanyak 119 orang dari berbagai provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan tuan rumah NTB.
"Ada peningkatan buyer dan seller untuk TIME 2009 sehingga diperkirakan akan terjadi kenaikan nilai transaksi yang mencapai 10-15 persen, yang akan diketahui setelah para seller melaporkan hasilnya usai pelaksanaan TIME," ujar Susilowani.
Lombok TIME 2009 itu akan dipusatkan di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di areal seluas 2.100 meter persegi di kawasan pantai belakang The Santosa Villas & Resort.
Panitia Pengarah (Steering Commitee) dan panitia pelaksana (Organizing Commitee) Lombok TIME 2009 menggunakan PCO dan Contractor PT Pacto Convex Ltd yang menjalin kerja sama dengan Samudera Dyan Praga selaku selaku agen perancang "stand" promosi dan penjualan produk serta pelaksana pameran.
Pacto Convex dan Samudera Dyan Praga akan membangun tenda yang representatif namun bersifat sementara (temporary hall) di pantai wisata Senggigi.
Sementara LSP beserta organisasi pelaku pariwisata lainnya di NTB berperan sebagai penyelenggara kegiatan.
Demi kelancaran penyelenggaraan Time 2009 itu Pemerintah Provinsi NTB mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar yang dialokasikan sesuai peruntukkannya masing-masing sebesar Rp2,9 miliar kepada EO PT Pacto Convex dan Rp470 juta kepada LSP untuk operasional dan kegiatan promosi.
Sisanya, dukungan dana APBD NTB sebesar Rp1,5 miliar lebih untuk kebutuhan pembuatan iklan tentang potensi pariwisata NTB dan kegiatan penting lainnya.
Pihak-pihak terkait di NTB pun menghendaki lokasi penyelenggaraan Lombok TIME 2009 itu lebih bernuansa pantai. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026