Mataram, 1/2 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) segera memanggil pengelola anggaran pelaksanaan Pasar Wisata Indonesia atau Tourism Indonesian Mart Expo (TIME) di Lombok, 16-19 Oktober 2009.

   "Surat panggilan para pengelola anggaran 'TIME' 2009 itu sudah kami ajukan ke pimpinan DPRD NTB untuk ditandatangani agar segera dilayangkan kepada pihak-pihak terkait," kata Ketua Komisi I DPRD NTB, Ali Ahmad, di Mataram, Senin.

   Ia mengatakan, komisi di DPRD NTB yang membidangi masalah pemerintahan dan hukum itu menghendaki penjelasan detail tentang pertanggungjawaban anggaran pelaksanaan 'TIME' 2009 itu.

   Para pihak yang menjadi sasaran pemanggilan yakni Kepala Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata NTB, Kepala Biro Keuangan Setda NTB dan Kepala Inspektorat Wilayah (Itwil) NTB.

   "Kalau ada indikasi perbuatan melawan hukum atau tindak merugikan keuangan negara/daerah, tantu kami akan dorong ke institusi penegakkan hukum," ujarnya.

   Ahmad mengakui, pengelolaan anggaran TIME 2009 yang mencapai Rp5 miliar itu makin dipolemikkan ketika pihak yang mengelola anggaran itu belum mempertangungjawabkannya.

   Karena itu, Komisi I DPRD NTB merasa perlu untuk memanggil para pihak yang mengelola anggaran tersebut, termasuk Wakil Gubernur NTB, H. Badrul Munir, selaku Ketua Umum Badan Promosi Pariwisata Lombok Sumbawa (BPPLS) atau yang lebih dikenal dengan Lombok Sumbawa Promo (LSP).

   Sebelumnya, Kepala Biro Keuangan Setda NTB, H. Awaludin, mengatakan, BPPLS atau LSP belum mempertanggungjawabkan anggaran pelaksanaan TIME 2009.

   "Pemprov NTB menghibahkan dana sebesar lima miliar rupiah untuk kegiatan itu, namun hingga kini belum ada pertanggungjawabannya," ujar Awaludin.

   Menurut dia, semestinya sampai tanggal 15 Januari 2010 semua pengelola dana APBD NTB tahun anggaran 2009, termasuk LSP yang mengelola dana hibah sebesar Rp5 miliar itu, sudah mempertanggungjawabkan anggaran tersebut.

   Dalam APBD tahun 2009, Pemprov NTB mengalokasikan dana hibah sebesar Rp5 miliar untuk pelaksanaan Lombok Time 2009 selama empat hari di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di areal seluas 2.100 meter persegi di kawasan pantai belakang The Santosa Villas & Resort.

   Panitia Pengarah (Steering Commitee) dan panitia pelaksana (Organizing Commitee) Lombok TIME 2009 menggunakan PCO dan Contractor PT Pacto Convex Ltd yang menjalin kerja sama dengan Samudera Dyan Praga selaku agen perancang "stand" promosi dan penjualan produk serta pelaksana pameran.

   Pacto Convex dan Samudera Dyan Praga membangun tenda yang representatif namun bersifat sementara (temporary hall) di pantai wisata Senggigi.

   Sementara LSP beserta organisasi pelaku pariwisata lainnya di NTB berperan sebagai penyelenggara kegiatan, terutama memperlancar dukungan anggaran.  
LSP diketuai oleh Wakil Gubernur NTB, H. Badrul Munir, sementara operasionalnya dilaksanakan oleh Ketua Harian, H. Misbach Mulyadi, yang juga pelaku pariwisata dan anggota DPRD Provinsi NTB periode 2009-2014.

   Demi kelancaran penyelenggaraan Time 2009 itu Pemerintah Provinsi NTB mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar yang dialokasikan sesuai peruntukkannya masing-masing sebesar Rp2,9 miliar kepada EO PT Pacto Convex dan Rp470 juta kepada LSP untuk operasional dan kegiatan promosi.

   Sisanya dukungan dana APBD NTB sebesar Rp1,5 miliar lebih untuk kebutuhan pembuatan iklan tentang potensi pariwisata NTB dan kegiatan penting lainnya.(*)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026