NTB perpanjang libur sekolah hingga 27 April 2020
Jumat, 10 April 2020 0:14 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H Aidy Furqon. (ANTARA/Nur Imansyah).
Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan kebijakan dengan kembali memperpanjang masa blajar mandiri di rumah hingga 27 April 2020.
"Masa belajar mandiri di rumah diperpanjang dari 13 April sampai tanggal 27 April 2020," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H Aidy Furqon di Mataram, Kamis.
Ia menjelaskan kebijakan itu diambil lantaran menyikapi perkembangan situasi dan kondisi di daerah seiring merebaknya virus Corona.
Menurut dia, perpanjangan masa belajar mandiri di rumah itu tidak hanya untuk siswa, tapi juga berlaku bagi para guru yang ada di lingkup SMA/SMK/SLB di NTB.
Ia berharap para orang tua berperan aktif ikut terlibat untuk mengajarkan dan membimbing anak-anak melalui pembelajaran sistem dalam jaringan (daring).
"Guru memberikan layanan pembelajaran dari rumah, baik dengan strategi daring, semi daring maupun konvensional," kata Aidy Furqan.
"Jadi guru tetap bertugas dengan WFH (Work from Home). Siswa belajar mandiri untuk mencapai kompetensi mata pelajaran agar memenuhi kriteria lulus atau naik kelas," imbuhnya.
Selain itu, ia mengaku telah melakukan evaluasi pada masa penanganan COVID-19. Ada beberapa hal yang didapati untuk dijadikan perhatian bersama.
Antara lain, kata dia, terkait dengan kendala pembelajaran mandiri dari rumah,dimana masih ada siswa belum memiliki handpone untuk pembelajaran daring, sehingga pembelajaran hanya mencapai 55 persen yang terlayani.
"Siswa juga sering ganti nomor HP, sehingga terputus layanan pembelajaran. Tidak semua guru mampu melakukan pembelajaran berbasis teknologi," terangnya.
Selain itu,lanjutnya, masih ada guru yang tidak aktif dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kendati demikian, ia tetap mendorong para guru untuk terus optimistis dan berbuat di tengah keterbatasan. "Mari kita tetap bertugas dan berkarya meski dalam suasana yang terbatas," katanya.
"Masa belajar mandiri di rumah diperpanjang dari 13 April sampai tanggal 27 April 2020," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H Aidy Furqon di Mataram, Kamis.
Ia menjelaskan kebijakan itu diambil lantaran menyikapi perkembangan situasi dan kondisi di daerah seiring merebaknya virus Corona.
Menurut dia, perpanjangan masa belajar mandiri di rumah itu tidak hanya untuk siswa, tapi juga berlaku bagi para guru yang ada di lingkup SMA/SMK/SLB di NTB.
Ia berharap para orang tua berperan aktif ikut terlibat untuk mengajarkan dan membimbing anak-anak melalui pembelajaran sistem dalam jaringan (daring).
"Guru memberikan layanan pembelajaran dari rumah, baik dengan strategi daring, semi daring maupun konvensional," kata Aidy Furqan.
"Jadi guru tetap bertugas dengan WFH (Work from Home). Siswa belajar mandiri untuk mencapai kompetensi mata pelajaran agar memenuhi kriteria lulus atau naik kelas," imbuhnya.
Selain itu, ia mengaku telah melakukan evaluasi pada masa penanganan COVID-19. Ada beberapa hal yang didapati untuk dijadikan perhatian bersama.
Antara lain, kata dia, terkait dengan kendala pembelajaran mandiri dari rumah,dimana masih ada siswa belum memiliki handpone untuk pembelajaran daring, sehingga pembelajaran hanya mencapai 55 persen yang terlayani.
"Siswa juga sering ganti nomor HP, sehingga terputus layanan pembelajaran. Tidak semua guru mampu melakukan pembelajaran berbasis teknologi," terangnya.
Selain itu,lanjutnya, masih ada guru yang tidak aktif dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kendati demikian, ia tetap mendorong para guru untuk terus optimistis dan berbuat di tengah keterbatasan. "Mari kita tetap bertugas dan berkarya meski dalam suasana yang terbatas," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sao Paulo mengosongkan kuburan tua untuk pemakaman pasien wafat COVID-19
02 April 2021 18:18 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Wagub Dinda hadiri HUT Yafama NW, kobarkan semangan perjuangan dan pendidikan
26 August 2026 11:25 WIB
Prof Ari Purbayanto kembali pimpin API, susunan pengurus 2026-2031 dideklarasikan
08 August 2026 23:59 WIB
Dispar NTB: tren kunjungan wisata Mandalika terus meningkat berkat penyelenggaraan event
30 July 2026 14:07 WIB