Dishub Mataram mengalihkan retribusi parkir pasar ke Disdag
Kamis, 19 Januari 2023 16:40 WIB
Ilustrasi: salah satu titik retribusi parkir di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: ANTARA/Nirkomala)
Mataram (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan mengalihkan tanggung jawab penarikan retribusi parkir di pasar tradisional ke Dinas Perdagangan (Disdag), agar bisa dikelola secara terpadu dengan retribusi pasar.
"Setelah penandatangan MoU dengan Disdag, maka retribusi parkir di 19 pasar tradisional menjadi tanggung jawab Disdag," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram M Saleh di Mataram, Kamis.
Ia mengatakan, peralihan tanggung jawab penarikan retribusi parkir di pasar tradisional ini dimaksudkan agar retribusi pasar baik melalui pedagang maupun parkir bisa terkelola maksimal dan lebih fokus oleh satu OPD.
"Karenanya, MoU peralihan tanggung jawab ini penarikan retribusi parkir di pasar tradisional segera kita bahas lebih lanjut termasuk pembayaran dengan sistem non-tunai," katanya.
Lebih jauh, Saleh mengatakan, kendati Dishub akan menyerahkan retribusi parkir di pasar tradisional ke Disdag, namun tidak akan merubah target retribusi parkir tahun 2023 yang telah ditetapkan Rp11 miliar.
"Target retribusi parkir Rp11 miliar tidak ada perubahan, kita akan optimalkan potensi titik retribusi parkir yang ada," katanya.
Menurut dia, untuk mencapai target tersebut Dishub akan meningkatkan pengawasan setoran parkir jukir melalui aplikasi Si Jukir (sistem informasi juru parkir) yang merupakan aplikasi pembayaran parkir non-tunai.
Aplikasi Si Jukir cukup efektif untuk memantau disiplin jukir yang kekurangan bayar setoran parkir. "Melalui aplikasi itu, kita harapkan target Rp11 miliar tahun ini bisa tercapai," katanya.
Data Dishub Kota Mataram menyebutkan, jumlah titik parkir resmi di Kota Mataram sebanyak 749 titik, sedangkan juru parkir yang menggunakan parkir non-tunai sebanyak 941 orang sebab satu titik parkir dikawal lebih dari satu juru parkir, bahkan bisa sampai lima orang.
"Setelah penandatangan MoU dengan Disdag, maka retribusi parkir di 19 pasar tradisional menjadi tanggung jawab Disdag," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram M Saleh di Mataram, Kamis.
Ia mengatakan, peralihan tanggung jawab penarikan retribusi parkir di pasar tradisional ini dimaksudkan agar retribusi pasar baik melalui pedagang maupun parkir bisa terkelola maksimal dan lebih fokus oleh satu OPD.
"Karenanya, MoU peralihan tanggung jawab ini penarikan retribusi parkir di pasar tradisional segera kita bahas lebih lanjut termasuk pembayaran dengan sistem non-tunai," katanya.
Lebih jauh, Saleh mengatakan, kendati Dishub akan menyerahkan retribusi parkir di pasar tradisional ke Disdag, namun tidak akan merubah target retribusi parkir tahun 2023 yang telah ditetapkan Rp11 miliar.
"Target retribusi parkir Rp11 miliar tidak ada perubahan, kita akan optimalkan potensi titik retribusi parkir yang ada," katanya.
Menurut dia, untuk mencapai target tersebut Dishub akan meningkatkan pengawasan setoran parkir jukir melalui aplikasi Si Jukir (sistem informasi juru parkir) yang merupakan aplikasi pembayaran parkir non-tunai.
Aplikasi Si Jukir cukup efektif untuk memantau disiplin jukir yang kekurangan bayar setoran parkir. "Melalui aplikasi itu, kita harapkan target Rp11 miliar tahun ini bisa tercapai," katanya.
Data Dishub Kota Mataram menyebutkan, jumlah titik parkir resmi di Kota Mataram sebanyak 749 titik, sedangkan juru parkir yang menggunakan parkir non-tunai sebanyak 941 orang sebab satu titik parkir dikawal lebih dari satu juru parkir, bahkan bisa sampai lima orang.
Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pencopet saat parade pembalap MotoGP di Mataram terungkap seorang jukir resmi
26 September 2024 15:35 WIB, 2024
Polisi menertibkan 433 juru parkir liar selama operasi premanisme di NTB
24 June 2021 16:30 WIB, 2021
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr, Minggu 15 Februari 2026
15 February 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB