Surabaya ajak warga Program Padat Karya
Rabu, 14 Juni 2023 11:09 WIB
Foto Arsip - Seorang warga bekerja di tempat pencucian mobil program padat karya di Kota Surabaya. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
Surabaya (ANTARA) - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak warga Kota Pahlawan, Jawa Timur, yang masuk golongan pra sejahtera untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui Program Padat Karya binaan pemerintah kota (pemkot) setempat.
"Program Padat Karya merupakan salah satu upaya pemkot untuk mengentaskan kemiskinan dengan menambah pendapatan keluarga setiap bulan," kata Eri Cahaydi dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.
Menurutnya, warga bisa memilih berbagai sektor pekerjaan yang tersedia dalam Program Padat Karya berbentuk kafe, sentra menjahit, laundry, cuci kendaraan, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), budi daya pertanian dan peternakan, serta rumah maggot hingga pembuatan paving.
Harapannya, kata dia, produk dari Program Padat Karya dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh pemkot untuk tujuan pembangunan Kota Surabaya.
"Ada banyak jenis stan dari Padat Karya, warga bisa memilih," ujar Cak Eri panggilan akrabnya.
Cak Eri menjelaskan Program Padat Karya merupakan salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan dengan menambah pendapatan keluarga yang kurang mampu di Kota Pahlawan setiap bulan.
Artinya, lanjut dia, jika sang suami telah bekerja, maka sang istri bisa mencari tambahan pendapatan dengan mengikuti Program Padat Karya.
"Ayah sudah bekerja, apakah ibunya bekerja atau tidak? Ternyata ibunya bisa menjahit bagian kancing, langsung bekerja menjahit kancing dan bisa dikerjakan di rumah. Nanti suaminya bisa membantu mengambil dan mengantar orderannya," kata Cak Eri.
Salah seorang warga Kelurahan Kertajaya, Gubeng, Surabaya, Erika, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi atas ajakannya mengikuti Program Padat Karya.
Erika mengaku setiap pagi hanya berjualan bubur dan setelah itu tidak melakukan aktivitas apapun. Untuk itu ia ingin mendapat tambahan penghasilan melalui Program Padat Karya.
Baca juga: PUPR targetkan padat karya jalan dan jembatan 2023
Baca juga: Pemerintah berharap Program PKTD Dana Desa bantu ekonomi masyarakat
"Pagi hari saya jualan bubur, jadi saya ingin mendapatkan tambahan penghasilan setelah jualan bubur," katanya.
"Program Padat Karya merupakan salah satu upaya pemkot untuk mengentaskan kemiskinan dengan menambah pendapatan keluarga setiap bulan," kata Eri Cahaydi dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.
Menurutnya, warga bisa memilih berbagai sektor pekerjaan yang tersedia dalam Program Padat Karya berbentuk kafe, sentra menjahit, laundry, cuci kendaraan, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), budi daya pertanian dan peternakan, serta rumah maggot hingga pembuatan paving.
Harapannya, kata dia, produk dari Program Padat Karya dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh pemkot untuk tujuan pembangunan Kota Surabaya.
"Ada banyak jenis stan dari Padat Karya, warga bisa memilih," ujar Cak Eri panggilan akrabnya.
Cak Eri menjelaskan Program Padat Karya merupakan salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan dengan menambah pendapatan keluarga yang kurang mampu di Kota Pahlawan setiap bulan.
Artinya, lanjut dia, jika sang suami telah bekerja, maka sang istri bisa mencari tambahan pendapatan dengan mengikuti Program Padat Karya.
"Ayah sudah bekerja, apakah ibunya bekerja atau tidak? Ternyata ibunya bisa menjahit bagian kancing, langsung bekerja menjahit kancing dan bisa dikerjakan di rumah. Nanti suaminya bisa membantu mengambil dan mengantar orderannya," kata Cak Eri.
Salah seorang warga Kelurahan Kertajaya, Gubeng, Surabaya, Erika, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi atas ajakannya mengikuti Program Padat Karya.
Erika mengaku setiap pagi hanya berjualan bubur dan setelah itu tidak melakukan aktivitas apapun. Untuk itu ia ingin mendapat tambahan penghasilan melalui Program Padat Karya.
Baca juga: PUPR targetkan padat karya jalan dan jembatan 2023
Baca juga: Pemerintah berharap Program PKTD Dana Desa bantu ekonomi masyarakat
"Pagi hari saya jualan bubur, jadi saya ingin mendapatkan tambahan penghasilan setelah jualan bubur," katanya.
Pewarta : Abdul Hakim
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kinerja OPD tak maksimal, Aktivis Surabaya siap kirim rapor merah ke wali kota
11 February 2025 12:28 WIB, 2025
Menang lawan kotak kosong, Armuji: Warga Surabaya cerdas gunakan hak pilih
28 November 2024 10:48 WIB, 2024
Diarak ribuan simpatisan, Eri-Armuji daftar pilkada 2024 di KPU Surabaya
28 August 2024 14:16 WIB, 2024
Eri Cahyadi ziarah ke mendiang ayahanda sebelum daftar ke KPU Surabaya
28 August 2024 10:18 WIB, 2024
Sudah sejauh mana persiapan AFF U-19 di Surabaya? begini penjelasan Cak Eri
26 June 2024 8:31 WIB, 2024