Pembangunan sarana PLUT Lombok Tengah rampung
Selasa, 24 Oktober 2023 16:34 WIB
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ikhsan (ANTARA/Akhyar Rosidi)
Lombok Tengah (ANTARA) - Pejabat Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan proyek pembangunan sarana Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dengan nilai Rp4,8 miliar telah rampung.
"Proyek sarana PLUT telah selesai, tinggal dilakukan 'finishing'. Artinya pada Oktober ini sudah rampung," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Tengah Ikhsan di Praya, Selasa.
Ia mengatakan pembangunan sarana PLUT yang merupakan program Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah itu mulai dikerjakan bulan Mei 2023 dan ditargetkan selesai pada November 2023.
"Serah terima dilakukan November sesuai dengan kontrak pengerjaan," katanya.
Ia mengatakan sarana PLUT yang dipusatkan di dekat jalan by pass depan Bandara Internasional Lombok tersebut diharapkan bisa mendukung pertumbuhan UMKM.
Sarana PLUT tersebut sudah bisa dioperasikan di awal 2024 dan diharapkan bisa mendukung perkembangan UKM khususnya di Lombok Tengah.
"Program ini diharapkan bisa meningkatkan perkembangan UMKM dalam hal ini pemasaran secara digital," katanya lagi.
Ia mengatakan jumlah anggaran dalam proyek pembangunan PLUT Rp4,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 sesuai dengan hasil dari pemenang tender.
"Lokasi pembangunan PLUT ini berdampingan dengan Rumah Industri Burung Walet di depan Bandara Internasional Lombok," katanya.
Dia menegaskan, PLUT ini merupakan rumah atau wadah untuk mempromosikan hasil produk UMKM di Lombok Tengah, karena semua produk UMKM itu ditampilkan di PLUT. Selain itu, program ini dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung pemasaran produk UMKM.
"Semua hasil produk UMKM itu akan dijual di PLUT secara digital," katanya.
Selain itu, dengan adanya PLUT ini diharapkan standardisasi harga hasil UMKM Lombok Tengah seragam, sehingga tidak menjadi keluhan para wisatawan yang datang berkunjung. Karena selama ini, harga hasil UMKM di Lombok Tengah antara pelaku UMKM yang satu dengan yang lain berbeda.
"Harga produk UMKM itu bisa kita kendalikan, sehingga harganya sama sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya pembangunan PLUT ini diharapkan dapat meningkatkan pembinaan dan pendampingan UKM serta peningkatan kualitas UMKM secara inovatif.
"Program ini diharapkan bisa menciptakan peluang usaha bagi masyarakat," katanya.
"Proyek sarana PLUT telah selesai, tinggal dilakukan 'finishing'. Artinya pada Oktober ini sudah rampung," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Tengah Ikhsan di Praya, Selasa.
Ia mengatakan pembangunan sarana PLUT yang merupakan program Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah itu mulai dikerjakan bulan Mei 2023 dan ditargetkan selesai pada November 2023.
"Serah terima dilakukan November sesuai dengan kontrak pengerjaan," katanya.
Ia mengatakan sarana PLUT yang dipusatkan di dekat jalan by pass depan Bandara Internasional Lombok tersebut diharapkan bisa mendukung pertumbuhan UMKM.
Sarana PLUT tersebut sudah bisa dioperasikan di awal 2024 dan diharapkan bisa mendukung perkembangan UKM khususnya di Lombok Tengah.
"Program ini diharapkan bisa meningkatkan perkembangan UMKM dalam hal ini pemasaran secara digital," katanya lagi.
Ia mengatakan jumlah anggaran dalam proyek pembangunan PLUT Rp4,8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 sesuai dengan hasil dari pemenang tender.
"Lokasi pembangunan PLUT ini berdampingan dengan Rumah Industri Burung Walet di depan Bandara Internasional Lombok," katanya.
Dia menegaskan, PLUT ini merupakan rumah atau wadah untuk mempromosikan hasil produk UMKM di Lombok Tengah, karena semua produk UMKM itu ditampilkan di PLUT. Selain itu, program ini dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung pemasaran produk UMKM.
"Semua hasil produk UMKM itu akan dijual di PLUT secara digital," katanya.
Selain itu, dengan adanya PLUT ini diharapkan standardisasi harga hasil UMKM Lombok Tengah seragam, sehingga tidak menjadi keluhan para wisatawan yang datang berkunjung. Karena selama ini, harga hasil UMKM di Lombok Tengah antara pelaku UMKM yang satu dengan yang lain berbeda.
"Harga produk UMKM itu bisa kita kendalikan, sehingga harganya sama sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya pembangunan PLUT ini diharapkan dapat meningkatkan pembinaan dan pendampingan UKM serta peningkatan kualitas UMKM secara inovatif.
"Program ini diharapkan bisa menciptakan peluang usaha bagi masyarakat," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BSN sebut SNI Corner di Lombok Tengah dekatkan pelayanan standarisasi
09 August 2024 16:53 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr, Minggu 15 Februari 2026
15 February 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB