Pemkab Lombok Tengah NTB mengusulkan pembangunan kantor Imigrasi
Selasa, 14 November 2023 4:31 WIB
Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, H Lalu Fathul Bahri (ANTARA/Akhyar Rosidi)
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan pembangunan kantor Imigrasi di wilayah setempat kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Bupati Lombok Tengah, H Lalu Fathul Bahri di Praya, Senin mengatakan, pengusulan itu dilayangkan melalui kantor Imigrasi NTB kepada Kemenkumham agar dibangun kantor imigrasi di Lombok Tengah.
"Sudah kami usulkan. Semoga usulan kami dapat diterima. Sehingga kedepannya ada kantor Imigrasi di Lombok Tengah," katanya.
Ia mengatakan, Kabupaten Lombok Tengah ini sangat layak untuk memiliki kantor Imigrasi tersebut. Sebab, selain memilik bandara Internasional. Namun juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Sirkuit MotoGP.
Selain itu, melihat kunjungan wisatawan asing yang super luar biasa belakangan ini di Lombok Tengah cukup banyak, dampak dari pengembangan KEK Mandalika.
"Kunjungan wisatawan asing yang datang ke Lombok Tengah ini harus mendapatkan pengawasan dari kantor Imigrasi kedepannya," katanya.
Ia mengatakan, pengusulan kantor Imigrasi ini dilakukan selain untuk memudahkan pelayanan pada masyarakat terkait Imigrasi. Namun juga melihat banyaknya warga negara asing yang datang berkunjung ke wilayah Lombok Tengah.
"Ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan," katanya.
Baca juga: Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali tangkal WNA Australia eks narapidana KDRT
Baca juga: Kantor Imigrasi Ambon pastikan WNA Belanda tak langgar izin keimigrasian
Ia menyampaikan terkait kesiapan, komitmen untuk pengusulan kantor Imigrasi itu, pihaknya dari daerah bakal memberikan hibah tanah yang diperlukan oleh Kemenkumham.
“Kami sudah siapkan lahan di Lombok Tengah yang bakal dihibahkan untuk pembangunan kantor Imigrasi jika usulan ini diterima," katanya.
Bupati Lombok Tengah, H Lalu Fathul Bahri di Praya, Senin mengatakan, pengusulan itu dilayangkan melalui kantor Imigrasi NTB kepada Kemenkumham agar dibangun kantor imigrasi di Lombok Tengah.
"Sudah kami usulkan. Semoga usulan kami dapat diterima. Sehingga kedepannya ada kantor Imigrasi di Lombok Tengah," katanya.
Ia mengatakan, Kabupaten Lombok Tengah ini sangat layak untuk memiliki kantor Imigrasi tersebut. Sebab, selain memilik bandara Internasional. Namun juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Sirkuit MotoGP.
Selain itu, melihat kunjungan wisatawan asing yang super luar biasa belakangan ini di Lombok Tengah cukup banyak, dampak dari pengembangan KEK Mandalika.
"Kunjungan wisatawan asing yang datang ke Lombok Tengah ini harus mendapatkan pengawasan dari kantor Imigrasi kedepannya," katanya.
Ia mengatakan, pengusulan kantor Imigrasi ini dilakukan selain untuk memudahkan pelayanan pada masyarakat terkait Imigrasi. Namun juga melihat banyaknya warga negara asing yang datang berkunjung ke wilayah Lombok Tengah.
"Ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan," katanya.
Baca juga: Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali tangkal WNA Australia eks narapidana KDRT
Baca juga: Kantor Imigrasi Ambon pastikan WNA Belanda tak langgar izin keimigrasian
Ia menyampaikan terkait kesiapan, komitmen untuk pengusulan kantor Imigrasi itu, pihaknya dari daerah bakal memberikan hibah tanah yang diperlukan oleh Kemenkumham.
“Kami sudah siapkan lahan di Lombok Tengah yang bakal dihibahkan untuk pembangunan kantor Imigrasi jika usulan ini diterima," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ditjen Imigrasi sebut keamanan, masyarakat bisa jadwal ulang urus paspor H-1
03 September 2025 17:53 WIB
Mulai 1 September penumpang internasional wajib isi All Indonesia melalui aplikasi
01 September 2025 14:57 WIB
Aksi penyelundupan ke Australia terendus, Imigrasi Mataram tangkap warga Bangladesh
28 July 2025 15:59 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pengelolaan sampah Nasional naik ke 24,95 persen, Target 100 persen masih jauh
11 February 2026 17:18 WIB
Sebanyak 1,67 juta orang diprediksi padati Ketapang--Gilimanuk pada Lebaran
11 February 2026 6:40 WIB