Timika (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah berkomitmen memasuki eliminasi malaria  di daerah setempat pada tahun 2023.

Kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Rizal Ubra di Timika, Jumat mengatakan dalam rangka menuju eliminasi malaria pada 2030 terus  dilakukan langkah di antaranya menggelar workshop multi sektoral pengelolaan gizi buruk dan eliminasi malaria.

“Jadi kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka eliminasi malaria 2023,” ucapnya.

Menurut Reynold, malaria menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit lain sehingga pihaknya berkomitmen melalui kolaborasi bersama OPD pada daerah ini.

“Target kami pada 2023 sudah eliminasi malaria, mengapa butuh waktu yang lama karena memang malaria sangat mendominasi di Mimika,” ujarnya.

Dia menjelaskan Dinkes Mimika bersama sektor kesehatan lain telah menjalankan banyak program eliminasi malaria tetapi penilaian pelayanan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih dinilai 25 persen.

“Keterlibatan OPD diharapkan dapat meningkatkan penilaian pelayanan menjadi 55 persen, disini OPD dapat berkontribusi melalui kritik dan saran untuk dikerjakan bersama,” katanya lagi.

Kepala Seksi TB Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Papua Silas Mabui menambahkan, kerja sama antara sektor dan pemerintah harus terus didorong guna mencapai progres program provinsi juga kabupaten yang telah diberikan.

Baca juga: BRIN ungkap beberapa parasit malaria resisten obat
Baca juga: Pakar kesehatan meminta pengembangan investasi dan inovasi atasi malaria

“Kami menilai kegiatan seperti hari ini sangat penting, untuk bersama-sama kita membahas program yang akan dijalankan kedepannya,” katanya.

 


Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024