Atasi inkontinensia, RSUD Mataram buka layanan terapi emsella
Selasa, 26 Desember 2023 17:22 WIB
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj NK Eka Nurhayati. (ANTARA/Nirkomala)
Mataram (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuka layanan terapi emsella untuk mengatasi inkontinensia, terutama wanita yang sering buang air kecil.
Direktur Utama RSUD Kota Mataram Ni Ketut Eka Nurhayati di Mataram, Selasa, mengatakan, terapi emsella menggunakan sebuah kursi berteknologi luar biasa.
"Jadi dengan treatment selama 30 menit di atas kursi tersebut, bisa memberikan dampak luar biasa untuk menguatkan otot-otot dasar panggul," katanya.
Baca juga: RSUD Mataram canangkan layanan program bayi tabung
Bahkan, lanjutnya, dampak dari terapi 30 menit dengan alat emsella sama seperti 1.000 kali senam kegel yang berfungsi untuk menguatkan otot dasar panggul sehingga dapat meningkatkan kontrol kandung kemih.
"Jadi alat ini bisa mengobati pasien dengan gangguan berkemih, keputihan, tidak bisa tahan kencing biasanya pada kalangan lanjut usia dan perbaikan organ intim kewanitaan," katanya.
Ia mengatakan alat emsella ini bagus digunakan terapi bagi kalangan wanita juga terapi bagi laki-laki. Dengan terapi 30 menit, lanjutnya, dapat meningkatkan dan memperlancar aliran darah sehingga meningkatkan vitalitas.
"Jadi para bapak-bapak tidak perlu lagi beli 'obat kuat'," kata Eka.
Baca juga: RSUD Mataram ajak masyarakat aktifkan aplikasi Pendekar Serasi
Eka mengatakan terapi emsella ini merupakan salah satu jenis terapi yang ada di RSUD Kota Mataram dan menjadi satu-satunya di NTB.
"Diharapkan, dengan adanya fasilitas terapi emsella tersebut dapat membantu masyarakat yang mengalami gangguan kandung kemih," katanya.
Selain itu, tambah Eka, RSUD Mataram juga telah memiliki alat FOL (Fiber Optic Laryngoscopy) untuk mengetahui kelainan laring dan sekitarnya pada pasien yang disiapkan di Poliklinik Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), yang juga layanan pertama dan satu-satunya di NTB.
Menurutnya, FOL ini merupakan alat medis modern yang sama dengan teropong untuk mengevaluasi struktur dan kelainan tenggorokan, terutama tenggorokan bagian bawah dan pita suara.
"Dengan alat itu kami bisa evaluasi fungsi menelan dan tindakan pengambilan jaringan di daerah pita suara maupun pengambilan benda asing yang masuk baik di hidung, telinga, maupun tenggorokan," katanya
Baca juga: RSUD Mataram bakal buka poliklinik tumbuh kembang anak
Baca juga: Warga waspadai "head stroke" dampak cuaca panas ekstrem
Direktur Utama RSUD Kota Mataram Ni Ketut Eka Nurhayati di Mataram, Selasa, mengatakan, terapi emsella menggunakan sebuah kursi berteknologi luar biasa.
"Jadi dengan treatment selama 30 menit di atas kursi tersebut, bisa memberikan dampak luar biasa untuk menguatkan otot-otot dasar panggul," katanya.
Baca juga: RSUD Mataram canangkan layanan program bayi tabung
Bahkan, lanjutnya, dampak dari terapi 30 menit dengan alat emsella sama seperti 1.000 kali senam kegel yang berfungsi untuk menguatkan otot dasar panggul sehingga dapat meningkatkan kontrol kandung kemih.
"Jadi alat ini bisa mengobati pasien dengan gangguan berkemih, keputihan, tidak bisa tahan kencing biasanya pada kalangan lanjut usia dan perbaikan organ intim kewanitaan," katanya.
Ia mengatakan alat emsella ini bagus digunakan terapi bagi kalangan wanita juga terapi bagi laki-laki. Dengan terapi 30 menit, lanjutnya, dapat meningkatkan dan memperlancar aliran darah sehingga meningkatkan vitalitas.
"Jadi para bapak-bapak tidak perlu lagi beli 'obat kuat'," kata Eka.
Baca juga: RSUD Mataram ajak masyarakat aktifkan aplikasi Pendekar Serasi
Eka mengatakan terapi emsella ini merupakan salah satu jenis terapi yang ada di RSUD Kota Mataram dan menjadi satu-satunya di NTB.
"Diharapkan, dengan adanya fasilitas terapi emsella tersebut dapat membantu masyarakat yang mengalami gangguan kandung kemih," katanya.
Selain itu, tambah Eka, RSUD Mataram juga telah memiliki alat FOL (Fiber Optic Laryngoscopy) untuk mengetahui kelainan laring dan sekitarnya pada pasien yang disiapkan di Poliklinik Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), yang juga layanan pertama dan satu-satunya di NTB.
Menurutnya, FOL ini merupakan alat medis modern yang sama dengan teropong untuk mengevaluasi struktur dan kelainan tenggorokan, terutama tenggorokan bagian bawah dan pita suara.
"Dengan alat itu kami bisa evaluasi fungsi menelan dan tindakan pengambilan jaringan di daerah pita suara maupun pengambilan benda asing yang masuk baik di hidung, telinga, maupun tenggorokan," katanya
Baca juga: RSUD Mataram bakal buka poliklinik tumbuh kembang anak
Baca juga: Warga waspadai "head stroke" dampak cuaca panas ekstrem
Pewarta : Nirkomala
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Daftar OPD terinovatif di Dompu, Bupati: harus berdampak nyata ke masyarakat
14 April 2026 10:12 WIB
Permudah pasien, Bluebird buka pangkalan transportasi di RSUD Praya Lombok Tengah
17 March 2026 6:00 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Keren! Dompu jadi terbaik PANTAU KB 2026, bukti komitmen bangun keluarga berkualitas
27 April 2026 22:10 WIB
Menkes teken aturan baru, Layanan kesehatan wajib jalan saat krisis dan wabah
04 February 2026 15:20 WIB