BPBD Mataram menyiapkan posko pengamanan tahun baru 2024
Kamis, 28 Desember 2023 17:28 WIB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor. (ANTARA/Nirkomala)
Mataram (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan posko pengamanan di sejumlah objek wisata sebagai langkah antisipasi potensi bencana saat libur Tahun Baru 2024.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor di Mataram, Kamis mengatakan posko pengamanan antisipasi bencana diprioritaskan pada kawasan pesisir pantai.
"Kami akan buat dua posko pengamanan, yakni di Pantai Loang Baloq dan Pantai Gading yang merupakan titik paling ramai pengunjung," katanya.
Sementara untuk di Pantai Ampenan, lanjutnya, posko akan dibuat jika kondisi di kawasan itu juga memungkinkan atau ramai pengunjung. Dikatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sepanjang 9 kilometer pesisir Pantai Mataram selalu ramai di kunjungi baik warga kota maupun luar kota untuk mengisi libur tahun baru.
Baca juga: Kemenag apresiasi posko operasi lilin amankan Natal di Sulut
Karenanya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pengawasan pesisir pantai serta beberapa objek wisata lainnya menjadi atensi satgas BPBD.
"Pemantauan potensi bencana selama libur tahun baru kita lakukan di laut dan di darat," katanya.
Bahkan, lanjutnya, apabila eskalasi cuaca kurang bersahabat, BPBD akan bekerja sama dengan Basarnas dan Polair melakukan patroli di laut untuk mengimbau warga agar tetap waspada. Sedangkan untuk antisipasi potensi bencana secara masif, kata Mahfuddin, pemantauan dilakukan oleh satgas terpadu yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait se-Kota Mataram.
Baca juga: Polisi siapkan lima posko pengamanan Natal 2023 di Lombok Tengah
"Kami bahkan sudah punya posko terpadu tingkat Kota Mataram yang peralatan dan SDM-nya siaga 24 jam. Selain itu, ada juga posko bencana di tingkat kecamatan dan kelurahan," katanya.
Diharapkan melalui berbagai upaya itu, tambahnya, dapat mengurangi risiko dampak bencana di Kota Mataram.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor di Mataram, Kamis mengatakan posko pengamanan antisipasi bencana diprioritaskan pada kawasan pesisir pantai.
"Kami akan buat dua posko pengamanan, yakni di Pantai Loang Baloq dan Pantai Gading yang merupakan titik paling ramai pengunjung," katanya.
Sementara untuk di Pantai Ampenan, lanjutnya, posko akan dibuat jika kondisi di kawasan itu juga memungkinkan atau ramai pengunjung. Dikatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sepanjang 9 kilometer pesisir Pantai Mataram selalu ramai di kunjungi baik warga kota maupun luar kota untuk mengisi libur tahun baru.
Baca juga: Kemenag apresiasi posko operasi lilin amankan Natal di Sulut
Karenanya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pengawasan pesisir pantai serta beberapa objek wisata lainnya menjadi atensi satgas BPBD.
"Pemantauan potensi bencana selama libur tahun baru kita lakukan di laut dan di darat," katanya.
Bahkan, lanjutnya, apabila eskalasi cuaca kurang bersahabat, BPBD akan bekerja sama dengan Basarnas dan Polair melakukan patroli di laut untuk mengimbau warga agar tetap waspada. Sedangkan untuk antisipasi potensi bencana secara masif, kata Mahfuddin, pemantauan dilakukan oleh satgas terpadu yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait se-Kota Mataram.
Baca juga: Polisi siapkan lima posko pengamanan Natal 2023 di Lombok Tengah
"Kami bahkan sudah punya posko terpadu tingkat Kota Mataram yang peralatan dan SDM-nya siaga 24 jam. Selain itu, ada juga posko bencana di tingkat kecamatan dan kelurahan," katanya.
Diharapkan melalui berbagai upaya itu, tambahnya, dapat mengurangi risiko dampak bencana di Kota Mataram.
Pewarta : Nirkomala
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lombok Tengah dan Lombok Timur bersatu lawan bencana di wilayah perbatasan
13 February 2026 12:42 WIB
Banjir dan longsor terjang Kabupaten Bima, Satu warga tewas, 89 jiwa terdampak
12 February 2026 22:00 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024