Dinkes Sulbar sosialisasikan toilet bersih
Kamis, 4 Januari 2024 7:12 WIB
Pegawai Pemprov Sulbar membersihkan toilet untuk mendukung program toilet bersih (Tolsih), di Mamuju, Rabu (3/1/2023). ANTARA/M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan sosialisasi program aksi toilet bersih (Tolsih) untuk mencegah stunting.
Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh, di Mamuju, Rabu, mengatakan Dinkes Sulbar telah diminta untuk mensosialisasikan program Tolsih yang telah dicanangkan Pemprov Sulbar kepada masyarakat.
Ia mengatakan, program aksi Tolsih selain untuk meningkatkan derajat kesehatan dan lingkungan karena toilet merupakan sumber penyakit, selain itu juga untuk menekan stunting di Sulbar.
"Masyarakat diharapkan hidup sehat dengan program aksi Tolsih agar dapat terhindar dari penyakit, dan angka stunting dapat ditekan di Sulbar," katanya pula.
Dia mengatakan, stunting merupakan permasalahan pembangunan di Sulbar, karena penyandang stunting di Sulbar tertinggi kedua di Indonesia setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan angka 35 persen. Menurut dia, Dinkes Sulbar juga telah meminta kepada seluruh puskesmas di Sulbar agar membersihkan toilet dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyukseskan program Tolsih.
"Selain itu pihak puskesmas juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan menyukseskan program Tolsih yang dilaksanakan pemerintah Sulbar," katanya lagi.
Baca juga: Pemprov Sulut targetkan angka stunting 13 persen di tahun ini
Baca juga: Jaksel menargetkan 615 anak stunting punya orang tua asuh
Ia menyampaikan, gerakan Tolsih yang dilaksanakan pemerintah di Sulbar akan dilaksanakan pada sejumlah fasilitas umum seperti pasar, terminal, bandara, pusat perbelanjaan dan fasilitas publik.
Selain itu, juga dipusat pelayanan dan kantor pemerintahan serta sekolah dan fasilitas pemerintah lainnya.
Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh, di Mamuju, Rabu, mengatakan Dinkes Sulbar telah diminta untuk mensosialisasikan program Tolsih yang telah dicanangkan Pemprov Sulbar kepada masyarakat.
Ia mengatakan, program aksi Tolsih selain untuk meningkatkan derajat kesehatan dan lingkungan karena toilet merupakan sumber penyakit, selain itu juga untuk menekan stunting di Sulbar.
"Masyarakat diharapkan hidup sehat dengan program aksi Tolsih agar dapat terhindar dari penyakit, dan angka stunting dapat ditekan di Sulbar," katanya pula.
Dia mengatakan, stunting merupakan permasalahan pembangunan di Sulbar, karena penyandang stunting di Sulbar tertinggi kedua di Indonesia setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan angka 35 persen. Menurut dia, Dinkes Sulbar juga telah meminta kepada seluruh puskesmas di Sulbar agar membersihkan toilet dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyukseskan program Tolsih.
"Selain itu pihak puskesmas juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan menyukseskan program Tolsih yang dilaksanakan pemerintah Sulbar," katanya lagi.
Baca juga: Pemprov Sulut targetkan angka stunting 13 persen di tahun ini
Baca juga: Jaksel menargetkan 615 anak stunting punya orang tua asuh
Ia menyampaikan, gerakan Tolsih yang dilaksanakan pemerintah di Sulbar akan dilaksanakan pada sejumlah fasilitas umum seperti pasar, terminal, bandara, pusat perbelanjaan dan fasilitas publik.
Selain itu, juga dipusat pelayanan dan kantor pemerintahan serta sekolah dan fasilitas pemerintah lainnya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PUPR bangun pendopo-toilet internasional mendukung KSPN Tanjung Kelayang
30 September 2024 4:05 WIB, 2024
Dinas Pariwisata Lombok Tengah didorong peningkatan kebersihan toilet
27 September 2022 14:35 WIB, 2022