NTB Incar Peluang Pariwisata di Pertemuan IMF
Sabtu, 30 Desember 2017 14:55 WIB
Mataram (Antara NTB) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin mengatakan NTB harus bisa mengincar peluang pariwisata dan bisnis dalam pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) yang akan berlangsung Oktober 2018 di Bali.
"Tentu ini peluang bagus buat kita untuk mempromosikan pariwisata dan membuka ruang investasi, sehingga bisa memberikan manfaat kepada daerah," kata Muhammad Amin di Mataram, Sabtu.
Amin menyatakan momentum pertemuan IMF dan Bank Dunia ini harus dipersiapkan dengan baik, karena meski pertemuan dilangsungkan di Bali, namun tidak menutup kemungkinan para delegasi akan berkunjung ke NTB.
"Dinas Pariwisata harus bisa menangkap peluang ini secepatnya dan segera koordinasikan dengan pemerintah pusat, agar NTB bisa berpromosi," jelasnya.
Untuk itu, perlu ada koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kementerian atau lembaga untuk membahas peluang ini.
Ia menilai pertemuan IMF dan Bank Dunia sangat strategis bagi Indonesia dan peluang investasi termasuk bagi NTB, apakah wisatawan, investasi maupun bisnis.
Karena itu, pihaknya berharap pemerintah memberikan kesempatan yang luas bagi para pengusaha dan UKM untuk menyukseskan pertemuan tesebut.
"Harus ada promosi yang kita lakukan di lokasi penyelenggaraan, sehingga para pemimpin yang hadir dalam pertemuan di Bali itu bisa melihat NTB," katanya. (*)
"Tentu ini peluang bagus buat kita untuk mempromosikan pariwisata dan membuka ruang investasi, sehingga bisa memberikan manfaat kepada daerah," kata Muhammad Amin di Mataram, Sabtu.
Amin menyatakan momentum pertemuan IMF dan Bank Dunia ini harus dipersiapkan dengan baik, karena meski pertemuan dilangsungkan di Bali, namun tidak menutup kemungkinan para delegasi akan berkunjung ke NTB.
"Dinas Pariwisata harus bisa menangkap peluang ini secepatnya dan segera koordinasikan dengan pemerintah pusat, agar NTB bisa berpromosi," jelasnya.
Untuk itu, perlu ada koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kementerian atau lembaga untuk membahas peluang ini.
Ia menilai pertemuan IMF dan Bank Dunia sangat strategis bagi Indonesia dan peluang investasi termasuk bagi NTB, apakah wisatawan, investasi maupun bisnis.
Karena itu, pihaknya berharap pemerintah memberikan kesempatan yang luas bagi para pengusaha dan UKM untuk menyukseskan pertemuan tesebut.
"Harus ada promosi yang kita lakukan di lokasi penyelenggaraan, sehingga para pemimpin yang hadir dalam pertemuan di Bali itu bisa melihat NTB," katanya. (*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko Perekonomian Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia capai target pada 2024
06 February 2024 4:58 WIB, 2024
Presiden Jokowi sebut hampir separuh negara di dunia jadi "pasien" IMF
30 August 2023 15:01 WIB, 2023
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018