Sleeper bus kini tersedia melayani trayek Mataram-Bima
Kamis, 12 September 2024 16:14 WIB
Unit sleeper bus PO Surabaya Indah yang melayani trayek Kota Mataram menuju Kota Bima di Nusa Tenggara Barat. (ANTARA/HO-PO Surabaya Indah)
Mataram (ANTARA) - Perusahaan otobus (PO) Surabaya Indah belum lama ini menghadirkan sleeper bus atau bus tidur yang melayani perjalanan dan transportasi masyarakat dalam trayek Kota Mataram menuju Kota Bima di Nusa Tenggara Barat.
"Jadwal keberangkatan mulai dari pukul 09.00 pagi dan 15.00 sore dan khusus untuk keberangkatan dari Bima rata rata berangkat pukul 19.00 malam," kata Pengurus PO Surabaya Indah, Goris, saat ditemui di Mataram, Kamis.
Goris menuturkan pihaknya memiliki dua unit sleeper bus, yakni 30 kursi dan 40 kursi yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas mulai dari toilet, sandal, selimut, bantal, makanan ringan hingga makanan berat lalapan.
Baca juga: Kemenhub meminta keberangkatan bus didata
Baca juga: DAMRI usulkan PMN nontunai 580 bus
Perjalanan darat sleeper bus dari Kota Mataram menuju Kota Bima maupun arah sebaliknya berdurasi selama 12 jam dengan jarak tempuh sekitar 450 kilometer dan menyeberangi Selat Alas yang berada di antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
"Kami berharap bisnis ini (sleeper bus) berkembang dan memiliki lebih banyak peminat ke depan," ucap Goris.
Pembelian tiket sleeper bus PO Surabaya Indah bisa dilakukan secara daring melalui Whatsapp dengan menghubungi nomor (+62 852-0512-6854) dan secara luring bisa mengunjungi agen Surabaya indah di Komplek Gomong Square, Jalan Tambora Nomor 38, Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Berikut tarif tiket sleeper bus PO Surabaya Indah:
Kelas sleeper bus Mataram tujuan Bima Rp375 ribu
Bus kelas master Rp300 ribu
Bus kursi sandaran kaki Rp250 ribu
Bus biasa Rp230 ribu
Bus kelas ekonomi Rp200 ribu
Bus Bima tujuan Jakarta Rp900 ribu
Bus Mataram tujuan Jakarta Rp600 ribu
Bus Mataram tujuan Surabaya Rp400 ribu
Goris mengungkapkan harga per unit bus mencapai sekitar Rp2 miliar dengan menggunakan mesin jenis Mercedes-Benz dari perusahaan otomotif Jerman dan Hino dari perusahaan otomotif Jepang.
"Jadwal keberangkatan mulai dari pukul 09.00 pagi dan 15.00 sore dan khusus untuk keberangkatan dari Bima rata rata berangkat pukul 19.00 malam," kata Pengurus PO Surabaya Indah, Goris, saat ditemui di Mataram, Kamis.
Goris menuturkan pihaknya memiliki dua unit sleeper bus, yakni 30 kursi dan 40 kursi yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas mulai dari toilet, sandal, selimut, bantal, makanan ringan hingga makanan berat lalapan.
Baca juga: Kemenhub meminta keberangkatan bus didata
Baca juga: DAMRI usulkan PMN nontunai 580 bus
Perjalanan darat sleeper bus dari Kota Mataram menuju Kota Bima maupun arah sebaliknya berdurasi selama 12 jam dengan jarak tempuh sekitar 450 kilometer dan menyeberangi Selat Alas yang berada di antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
"Kami berharap bisnis ini (sleeper bus) berkembang dan memiliki lebih banyak peminat ke depan," ucap Goris.
Pembelian tiket sleeper bus PO Surabaya Indah bisa dilakukan secara daring melalui Whatsapp dengan menghubungi nomor (+62 852-0512-6854) dan secara luring bisa mengunjungi agen Surabaya indah di Komplek Gomong Square, Jalan Tambora Nomor 38, Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Berikut tarif tiket sleeper bus PO Surabaya Indah:
Kelas sleeper bus Mataram tujuan Bima Rp375 ribu
Bus kelas master Rp300 ribu
Bus kursi sandaran kaki Rp250 ribu
Bus biasa Rp230 ribu
Bus kelas ekonomi Rp200 ribu
Bus Bima tujuan Jakarta Rp900 ribu
Bus Mataram tujuan Jakarta Rp600 ribu
Bus Mataram tujuan Surabaya Rp400 ribu
Goris mengungkapkan harga per unit bus mencapai sekitar Rp2 miliar dengan menggunakan mesin jenis Mercedes-Benz dari perusahaan otomotif Jerman dan Hino dari perusahaan otomotif Jepang.
Pewarta : Hanifia, Yusril, dan Rijal/Mahasiswa PKL IAIH
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPTD: Dispensasi bus terkendala akses OSS berlaku bagi PO pemegang izin trayek
23 December 2025 16:48 WIB
Terpopuler - Kota Mataram
Lihat Juga
Ramadhan 1447 H, Sekolah di Mataram diminta fokus penguatan nilai keagamaan
13 February 2026 15:07 WIB
Terlibat narkoba, Kapolres Bima Kota dicopot, kini diperiksa di Mabes Polri
12 February 2026 14:57 WIB