Gunung Ibu Halmahera Barat erupsi, warga dilarang beraktivitas radius 4 km
Sabtu, 23 November 2024 12:27 WIB
Visual erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang tercatat terjadi, Selasa (1/10/2024) pukul 06:11 WIT. ANTARA/HO-PVMBG
Ternate (ANTARA) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara meminta warga setempat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 km hingga perluasan sektoral berjarak 5 km dari kawah aktif gunung tersebut.
"Gunung Ibu hingga kini masih terus erupsi, sehingga kami meminta kepada warga setempat untuk tetap mematuhi edaran ini demi keselamatan," kata petugas Pos PGA Ibu, Axl Roeroe dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, Sabtu.
Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat pada hari ini sekitar pukul 11:55 Wit erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya.
Dia mengatakan erupsi ini berhasil terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 1 menit 5 detik dari Pos PGA gunung Ibu yang berada di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu.
"Iya terdengar suara gemuruh lemah hingga sampai di Pos PGA Ibu," ujarnya.
Dia menjelaskan saat ini kondisi gunung api setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu masih berada dalam status Level III atau Siaga.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata agar terhindar dari paparan abu gunung Ibu," ungkapnya.
Dia berharap kepada seluruh pihak agar menjaga kondisi dan suasana di masyarakat tetap kondusif, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos PGA Ibu di Desa Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas gunung api itu.
"Gunung Ibu hingga kini masih terus erupsi, sehingga kami meminta kepada warga setempat untuk tetap mematuhi edaran ini demi keselamatan," kata petugas Pos PGA Ibu, Axl Roeroe dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, Sabtu.
Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat pada hari ini sekitar pukul 11:55 Wit erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya.
Dia mengatakan erupsi ini berhasil terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 1 menit 5 detik dari Pos PGA gunung Ibu yang berada di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu.
"Iya terdengar suara gemuruh lemah hingga sampai di Pos PGA Ibu," ujarnya.
Dia menjelaskan saat ini kondisi gunung api setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu masih berada dalam status Level III atau Siaga.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata agar terhindar dari paparan abu gunung Ibu," ungkapnya.
Dia berharap kepada seluruh pihak agar menjaga kondisi dan suasana di masyarakat tetap kondusif, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos PGA Ibu di Desa Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas gunung api itu.
Pewarta : Abdul Fatah
Editor : Ahmad Khaerul Arham
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler -Tes urine pelaku bunuh ibu positif THC, Dirut BEI mundur, Persik Kediri benahi pertahanan hingga hoaks Reza Arab
31 January 2026 7:45 WIB
Tes urine positif THC, Pelaku pembunuhan ibu kandung di Mataram terindikasi ganja
30 January 2026 18:39 WIB
Terpopuler - Lingkungan
Lihat Juga
FKIJK NTB dan MIM Foundation salurkan genset bagi penyintas banjir di Aceh
02 January 2026 15:01 WIB
Gunung Semeru hari ini alami 16 kali erupsi, tinggi letusan capai 1.100 meter
03 December 2025 10:28 WIB
Sembilan orang terseret banjir bandang di Agam, Sumatera Barat masih dalam pencarian
28 November 2025 13:35 WIB
BMKG prediksikan puncak musim hujan di Sulteng September hingga April 2026
16 September 2025 15:52 WIB