Lombok Tengah (ANTARA) - Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat angkatan 2024 mengikuti bimbingan teknis Massive Open Online Course (MOOC) untuk meningkatkan kompetensi dan karakter profesional mereka.
"MOOC merupakan sebuah program pelatihan dasar secara daring yang wajib diikuti calon PPPK untuk membangun kompetensi, pengetahuan, dan karakter profesional," kata Sekretaris Daerah Lombok Tengah H Lalu Firman Wijaya di Lombok Tengah, Kamis.
Ia mengatakan bimbingan teknis ini dilakukan agar PPPK tersebut memahami tugas, fungsi, dan nilai-nilai dasar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),
"Pelatihan MOOC ini dilakukan sama dengan pra jabatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hanya saja MOOC ini dilakukan khusus bagi PPPK yang dinyatakan lulus di 2024 dan sebagai pengantar pembelajaran yang dilakukan secara online," katanya.
Baca juga: Nasib 700 honorer Lombok Tengah di ujung tanduk, Pemda cari solusi
Ia mengatakan semua PPPK yang lulus tahun 2024 lalu mengikuti seluruh proses MOOC ini, jadi MOOC ini sebentuk Diklat.
"Jadi banyak hal yang dipelajari dalam kegiatan ini terutama kaitan dengan aplikasi penginputan data gaji dan berbagai hal yang berkaitan dengan pekerjaan PPPK itu,” ujarnya.
Ia menyampaikan kegiatan ini penting dilakukan agar PPPK yang sudah mulai bekerja ini mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajiban, sehingga ke depan pelaksanaan tugas yang dijalankan bisa berlangsung dengan baik.
"Ini tentang pengetahuan dasar sehingga regulasi-regulasi yang mengatur tentang PPPK ini juga akan kita sampaikan,”terangnya.
Baca juga: Lombok Tengah rancang skema gaji PPPK paruh waktu
Lebih jauh disampaikan bahwa MOOC ini bukan menjadi bagian dari hasil evaluasi kinerja mereka, karena dalam hal evaluasi akan ada tahapan yang lain. Tapi ini murni untuk bagaimana memberikan edukasi kepada para PPPK terkait dengan tugas dan hak mereka yang sudah dinyatakan lolos menjadi PPPK.
“Jadi ini semacam diklat bagi PPPK, sehingga berbagai materi akan disampaikan oleh berbagai narasumber yang kemudian materi yang diterima ini berkaitan erat dengan hak dan kewajiban mereka sebagai PPPK. Termasuk cara bagaimana menggunakan aplikasi penginputan data gaji,” katanya.
Baca juga: Total PPPK di Lombok Tengah capai 9.795 orang
Baca juga: 4.591 honorer Lombok Tengah lulus seleksi PPPK paruh waktu