Kota Bima (ANTARA) - Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, resmi meluncurkan Program Bantuan Pangan Tahun 2025 yang digelar di Kantor Lurah Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Senin. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Kota Bima, H. Muhtar Landa, Kepala Perum Bulog Sub Divre Bima, Alfan Ghazali, Lurah Jatiwangi dan sejumlah pejabat kelurahan setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyatakan bahwa bantuan pangan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan potensi cuaca ekstrem.

“Program ini dihadirkan untuk meringankan beban masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujarnya.

Baca juga: Masyarakat NTB diajak hentikan pemborosan pangan

Pada program tahun 2025, Pemkot Bima menyiapkan 8 ton beras dan 1.652 liter minyak goreng yang akan didistribusikan secara bertahap ke 41 kelurahan di Kota Bima, termasuk Jatiwangi.

Selain itu, Feri juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, serta menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari risiko bencana.

Baca juga: Stok beras di NTB aman, 167,64 juta kilogram tersimpan di gudang Bulog

“Kami mengharapkan bantuan seluruh warga. Saat ini kita berada pada musim was-was dengan cuaca yang tidak menentu. Mohon menjaga lingkungan tetap bersih dan waspada terhadap kemungkinan banjir,” tegasnya.

Lurah Jatiwangi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kota atas perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat, serta berharap distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dengan dimulainya program ini, Pemkot Bima berharap masyarakat terus memperkuat solidaritas dan kesiapsiagaan, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga kesejahteraan bersama.


Pewarta : Ady Ardiansah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026