Mataram (ANTARA) - Warga pesisir pantai Gading, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis pagi menemukan sesosok mayat berjenis kelamin pria dengan identitas belum dapat diketahui.

"Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi, kondisi jasad korban sudah tidak dapat dikenali secara jelas karena telah mengalami pembengkakan," kata Kepala Polsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk melalui keterangan tertulis yang diterima di Mataram.

Dengan kondisi tersebut, kepolisian menduga korban meninggal akibat terseret arus laut dan diperkirakan telah meninggal dalam waktu yang melebihi satu hari.

Baca juga: Polisi selidiki penemuan mayat perempuan di hutan Sekotong Lombok Barat

Atas temuan tersebut, pihak kepolisian bersama personel TNI dan tim SAR mengevakuasi jenazah dan melakukan serangkaian identifikasi di lokasi temuan.

Menurut keterangan dari tim SAR, korban diduga seorang warga yang dikabarkan hanyut di sungai Melau, Kabupaten Lombok Tengah, pada empat hari lalu. Identitas korban yang hanyut adalah seorang pria bernama Pawan, warga Desa Sarage, Kecamatan Praya Barat.

"Diperkirakan jenazah yang ditemukan ini merupakan warga yang dimaksud," ucapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Majmuk menyampaikan bahwa jenazah kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan visum serta menunggu adanya pencarian dari pihak keluarga.

Baca juga: Pemulung ditemukan meninggal di halaman Kantor Puskeswan Sakti-Lombok Timur
Baca juga: Penemuan mayat bayi di Mertak Tombok Lombok Tengah gegerkan warga
Baca juga: Warga Geger Penemuan Mayat Lansia di Persawahan Kediri Lombok Barat


Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026