Lombok Barat (ANTARA) - Polisi tengah menyelidiki penemuan mayat seorang perempuan di kawasan hutan Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa (6/1).
Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, mengonfirmasi bahwa identitas korban berinisial J (41), seorang warga asal Dusun Dasan Bengkel, Desa Bonjeruk, Kabupaten Lombok Tengah, yang berdomisili di Sekotong Tengah.
"Unit Reskrim dan Tim Inafis Polres Lombok Barat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik di lokasi," kata Iptu I Ketut Suriarta di Lombok Barat, Rabu.
Peristiwa bermula saat seorang bocah berusia delapan tahun sedang menggembalakan sapi di area perbukitan Dusun Sauh sekitar pukul 11.00 WITA. Saksi mata menemukan bagian tubuh manusia yang tergantung dengan kondisi terikat kain di bawah pohon besar.
Saksi yang ketakutan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, yang kemudian meneruskan informasi kepada pihak Polsek Sekotong.
Baca juga: Warga Geger Penemuan Mayat Lansia di Persawahan Kediri Lombok Barat
Petugas kepolisian tiba di lokasi yang cukup sulit dijangkau tersebut pada sore hari. Tim Inafis segera mensterilisasi area dan menemukan sejumlah barang bukti milik korban.
Polisi mengamankan sebuah tas yang berisi pakaian, sepatu, dompet, serta kartu identitas atas nama Jani di sekitar jenazah. Kondisi fisik korban saat ditemukan sudah sangat memprihatinkan.
Pihak keluarga korban telah mendatangi Mapolsek Sekotong pada Selasa sore untuk memastikan identitas tersebut. Kerabat korban mengenali barang-barang seperti sepatu dan pakaian sebagai milik anggota keluarga mereka.
Baca juga: Seorang kakek ditemukan tak bernyawa di sungai Babak Lombok Barat
Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, menyatakan bahwa pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
"Kami menempatkan jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani prosedur visum dan autopsi guna kepentingan penyidikan," ujarnya.
Pihak kepolisian berkomitmen menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Saat ini, penyidik terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk saksi pertama yang menemukan korban.
Hasil pemeriksaan medis dari RS Bhayangkara akan menjadi acuan utama polisi untuk mengungkap penyebab kematian perempuan tersebut secara terang benderang.
Pewarta : Awaludin
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026