Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan dirinya akan melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai perkembangan pelaksanaan program strategis di Kementerian Sosial, meliputi pemutakhiran data, penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, hingga pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut sesaat sebelum mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

"Saya mau melaporkan perkembangan pelaksanaan program strategis Presiden yang ada di Kementerian Sosial. Pertama, soal pemutakhiran data, yang kedua soal bansos tepat sasaran, dan yang ketiga adalah soal sekolah rakyat. Itu tiga yang mau kami laporkan tentang perkembangan-perkembangan yang sudah kami lakukan. Setelah itu, kami nanti mohon arahan dari Bapak Presiden" kata Gus Ipul.

Terkait Sekolah Rakyat, Gus Ipul mengatakan dirinya juga akan melaporkan persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026-2027 yang dijadwalkan mulai melaksanakan pembelajaran pada Juli mendatang.

Gus Ipul mengungkapkan pada tahun ini alokasi siswa Sekolah Rakyat ditargetkan mencapai 32.000 orang. Sementara pada tahun sebelumnya jumlah siswa tercatat lebih dari 15.000 orang.

"Artinya kalau digabung, tahun ini sudah ada sekitar 46.000 lebih siswa Sekolah Rakyat. Itu yang akan kami laporkan," ucap dia.

Baca juga: Mensos mengajak kades di NTB hidupkan Puskesos

Terkait bansos, Gus Ipul mengatakan program tersebut diharapkan tidak membuat masyarakat kehilangan motivasi, tetapi justru mendorong masyarakat untuk lebih semangat mengikuti program strategis pemerintah lainnya, khususnya program pemberdayaan.

Dia berharap masyarakat usia produktif dapat mengikuti program-program pemberdayaan pemerintah guna mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

"Dengan adanya masyarakat, khususnya yang usia produktif, untuk mengikuti program-program pemberdayaan dari pemerintah, diharapkan itu akan turut serta pengentasan kemiskinan. Saya kira itu ya salah satu yang akan kami laporkan," ucapnya.

Baca juga: Mensos dan Mendes apresiasi Program Desa Berdaya di NTB

Selain Gus Ipul, Prabowo pada sore hari ini juga memanggil sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra.

 

 

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026