"Kegiatan asistensi bersama rekan-rekan dari Australian Federal Police (AFP) dan Divhubinter Polri ini merupakan langkah preventif krusial bagi wilayah Lombok Tengah,"

Lombok Tengah (ANTARA) - Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berkolaborasi dengan Tim Asistensi Australian Federal Police (AFP) dalam rangka memperkuat pencegahan kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan manusia (people smuggling).

Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah, Selasa mengatakan dipilihnya Lombok Tengah sebagai lokasi asistensi bukan tanpa alasan, keberadaan bandara internasional dan pelabuhan menjadikan gerbang utama masuknya warga asing ke Pulau Lombok, yang sekaligus menyimpan risiko menjadi jalur perlintasan kejahatan lintas negara.

"Kegiatan asistensi bersama rekan-rekan dari Australian Federal Police (AFP) dan Divhubinter Polri ini merupakan langkah preventif krusial bagi wilayah Lombok Tengah," katanya saat acara sosialisasi program tersebut.

Ia mengatakan Lombok Tengah memiliki akses vital berupa bandara dan pelabuhan, potensi wilayah dijadikan jalur kejahatan transnasional sangatlah besar.

Oleh karena itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun benteng sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan khususnya masyarakat pesisir. 

“Kami ingin mengedukasi warga agar tidak mudah tergiur oleh bujuk rayu fasilitator penyelundupan manusia," katanya.

"Kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah wilayah kita digunakan sebagai tempat transit maupun keberangkatan tindak pidana yang mengancam nyawa ini," katanya.

Sedangkan dalam paparannya Perwakilan AFP Mr Chad Aston mengatakan kekhawatirannya terhadap tren peningkatan penyelundupan manusia yang melonjak tajam dalam setahun terakhir. 

Ia menyoroti bagaimana para fasilitator sering memanfaatkan ketidaktahuan nelayan lokal untuk membawa imigran ilegal menuju Australia.

"Para pelaku tidak peduli dengan nyawa manusia atau kerugian yang dialami nelayan, mereka hanya mementingkan keuntungan pribadi. Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak terjebak dalam praktik ilegal ini," katanya.

Ia menekankan bahwa penyelundupan manusia adalah isu serius yang memerlukan kerja sama internasional. 

"Masyarakat diminta waspada dan segera melaporkan jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di wilayah perairan mereka," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian, kegiatan diakhiri dengan pembagian paket sembako dan merchandise kepada 50 warga pesisir yang hadir dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Polres Lombok Tengah.

Baca juga: Polres Lombok Tengah amankan oknum guru terlibat narkoba

Baca juga: Polres Lombok Tengah tekankan personel peka terkait isu sensitif

Baca juga: Polres Lombok Tengah menerima laporan penyebar video MBG berbelatung

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026