Jakarta (ANTARA) - Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus memandang serangan Amerika Serikat bersama Israel kepada Iran turut mengancam fondasi perdamaian dunia.

“Serangan ini bukan sekadar operasi militer. Ini adalah tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal dan mengancam fondasi perdamaian dunia,” ujar Said dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Selain itu, dia memandang Presiden AS Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah melakukan penistaan kemanusiaan karena melakukan serangan pada bulan suci umat Islam, yakni Ramadhan.

“Donald Trump dan Benjamin Netanyahu telah melakukan penistaan kemanusiaan ke negara Islam dengan menerobos hak asasi wilayah dan otoritas negara lain, bahkan mencederai rasa keagamaan umat Islam se-dunia," katanya.

Baca juga: Ketum PBNU kecam serangan AS-Israel ke Iran

Sementara itu, dia menilai serangan yang menyasar simbol kepemimpinan Iran, yakni Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menjadi preseden buruk berbahaya dalam tata hubungan internasional.

Menurut dia, serangan tersebut berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, dan menyeret kekuatan global ke pusaran perang terbuka.

Oleh sebab itu, dia menyarankan kepada Pemerintah Indonesia mengintensifkan diplomasi, seperti melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa ataupun Organisasi Kerja Sama Islam, untuk mencegah potensi tersebut.

“Jika konflik ini terus bereskalasi, maka dampaknya bukan hanya regional melainkan global, termasuk pada stabilitas ekonomi, energi, dan keamanan internasional,” katanya.

Baca juga: PP Muhammadiyah kecam keras serangan AS--Israel ke Iran

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Pada kesempatan berbeda, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.

Salah satu serangan AS dengan Israel berupa tujuh roket yang menghantam Teheran dan dekat dengan kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kemudian, Iran meluncurkan serangan roket terhadap Israel, dan sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab hingga Bahrain.

Adapun Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Pada 1 Maret 2026, pihak pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Ali Khamenei dalam serangan tersebut dan menyatakan masa berkabung 40 hari serta libur kerja selama seminggu.

Baca juga: Korban tewas serangan AS-Israel di Iran capai 555 orang
Baca juga: Israel-AS laim serang 2.000 target di Iran, operasi udara besar-besaran digelar
Baca juga: Iran serang enam pangkalan militer AS di Timur Tengah