Washington (ANTARA) - Para penasihat Donald Trump dikabarkan berupaya membujuk Presiden AS itu untuk segera mendeklarasikan kemenangan atas Iran.

Menurut laporan CNN, Trump berharap kemajuan awal dalam operasi militer terhadap Iran bisa meningkatkan dukungan publik. Namun, para pembantunya mendesak dia untuk mempercepat operasi dan menyatakan kemenangan segera setelah memungkinkan.

Para penasihatnya khawatir aksi militer yang berkepanjangan terhadap Iran dapat menimbulkan risiko politik bagi pemimpin AS itu.

Baca juga: AS kehilangan peralatan militer Rp33,7 triliun di operasi ke Iran

Perang tersebut bahkan memicu perpecahan di dalam gerakan MAGA yang dipimpin Trump, sebut laporan itu.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Tolak bantu AS, Spanyol bisa kehilangan separuh impor gas alam cair
Baca juga: Korban serangan AS-Israel di Iran tembus 1.045 Jiwa

 



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026