Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk pengembangan Masjid Agung Al Mujahidin Selong.
"Alhamdulillah, bupati telah memutuskan mengalokasikan anggaran dari APBD 2026 kurang lebih sebesar Rp10 miliar guna memperindah dan mengembangkan Masjid Agung Al Mujahidin Selong,” kata Sekda Lombok Timur HM Juaini Taofik saat acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Lombok Timur, Jumat.
Ia mengatakan anggaran yang diberikan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan Masjid Agung Al-Mujahidin sebagai pusat peribadatan dan kegiatan keagamaan di ibu kota Lombok Timur.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para dermawan, untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan masjid tersebut, baik melalui dukungan moril, materiil, maupun saran dan masukan agar hasil pembangunan benar-benar mencerminkan identitas daerah serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah.
Baca juga: IAIH Pancor Lombok Timur luncurkan gerakan bersih masjid
Selain itu, Sekda juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir untuk memetik hikmah dari peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
"Khususnya dalam memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pengabdian sebagai pelayan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Tausiah pengajian disampaikan oleh TGH Muzayyin Shobri menekankan kemuliaan bulan Rajab sebagai bulan terjadinya perjalanan agung Rasulullah SAW.
Isra Miraj, menurutnya, merupakan bukti kecintaan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, di mana Rasulullah mendapat nikmat tertinggi berupa perjumpaan langsung dengan Allah SWT.
Baca juga: Islamic Center Mataram hadirkan nuansa Timur Tengah
Ia juga mengingatkan keistimewaan bulan-bulan mulia, yakni Rajab sebagai bulan Allah, Syaban sebagai bulan Nabi Muhammad SAW yang ditandai dengan perintah bershalawat, serta Ramadhan sebagai bulan umat Nabi Muhammad SAW di mana pahala ibadah dilipatgandakan.
TGH Muzayyin Sobri mengajak jamaah untuk semakin mengenal Allah SWT melalui pemahaman Asmaul Husna, sifat-sifat-Nya, serta perintah dan larangan dalam Al-Quran.
"Jamaah diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga dengan menghadirkan kekhusyukan hati, kedisiplinan dan rasa syukur dalam setiap amal," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026