Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mengaku timnya mewaspadai motivasi tinggi dari Semen Padang yang kini berambisi untuk segera keluar dari zona degradasi.

Kedua tim akan bertemu di Stadion H. Agus Salim pada Rabu malam pukul 21.00 WIB dan Van Gastel mempunyai pandangan bahwa tim tuan rumah akan habis-habisan di laga ini.

“Semen Padang mendatangkan beberapa pilar baru sehingga itu berarti ada energi segar dan perspektif baru tentang jalannya permainan. Mereka tidak tertinggal terlalu banyak poin di klasemen, jadi mereka pasti akan bertarung sekuat tenaga agar tidak terdegradasi,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Rabu.

Laskar Mataram tiba di laga ini setelah meraih tiga poin dalam pertandingan tandang melawan PSBS Biak dengan skor 4-2. Sementara itu, Semen Padang tiba di laga ini setelah hanya meraih satu poin dalam tiga laga terakhirnya.

Baca juga: Malut United siap hadapi Semen Padang di laga perdana Ramadhan

Penampilan buruk tim berjuluk Kabau Sirah ini membuat mereka menjadi juru kunci klasemen dengan 16 poin.

Dalam kesempatan yang sama, pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri untuk Van Gastel karena jeda istirahat yang terbilang singkat, dari pertandingan terakhir melawan PSBS yang terjadi pada Jumat pekan lalu. “Dengan jeda yang singkat antara pertandingan, tentu ini bukan persiapan yang saya inginkan. Tapi, kita harus fleksibel dan lebih dinamis dalam hal ini," ucap pelatih asal Belanda tersebut.

Menjelang laga penting ini, Laskar Mataram dipastikan tanpa kekuatan penuh akibat absennya dua pemain, yaitu Ze Valente harus menepi akibat hukuman akumulasi kartu kuning, sementara Anton Fase masih fokus dalam masa pemulihan cedera.

Baca juga: Semen Padang berambisi mengambil poin ketika jamu Malut United

Kendati tanpa kekuatan penuh, PSIM tak menurunkan target raihan tiga poin untuk laga nanti. “Kami sudah bermain di dua puluh tiga pertandingan, jadi semua anggota tim tahu persis tugasnya masing-masing di lapangan. Sayang sekali Ze tidak bisa hadir, di sisi lain kami punya opsi cukup orang untuk menggantikannya, seperti saat laga tandang ke Jakarta,” katanya menegaskan.

Sementara itu, perwakilan pemain Franco Ramos Mingo memastikan kesiapan para penggawa Laskar Mataram. Bek asal Argentina ini mengaku akan fokus untuk bisa tampil maksimal dalam laga nanti.

Ia sendiri akan memainkan laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah ia mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir Laskar Mataram.

“Persiapan bagi kami selalu sama persis setiap menghadapi sebuah pertandingan. Kami terus mempersiapkan diri dengan memikirkan taktik kami sendiri dan kami siap bertarung untuk nanti,” tegas Franco.

Baca juga: PSIM Yogyakarta melepas Kasim Botan ke Semen Padang
Baca juga: Pemain PSIM Donny Warmerdam senang kembali bermain
Baca juga: Van Gastel tak risau PSIM Yogyakarta lalui tiga laga
Baca juga: Persis membidik target tinggi kontra PSIM Yogyakarta



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026