Mataram (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelompok barang galian tambang nonmigas berupa konsentrat menguasai 94,32 persen nilai penjualan ekspor dari wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada April 2026.
Kepala BPS NTB Wahyudin di Mataram, Selasa, mengatakan komoditas tambang masih dominan mewarnai kinerja perdagangan luar negeri.
"Pada April 2026, nilai ekspor mencapai 545,19 juta dolar AS atau naik 1.294 persen dibandingkan ekspor dalam periode yang sama tahun lalu," ujar dia.
Nilai ekspor konsentrat sebesar 514,21 juta dolar AS atau setara 94,32 persen total nilai ekspor Nusa Tenggara Barat yang mencapai 545,19 juta dolar AS tersebut.
Baca juga: Sebanyak 91 persen lansia di NTT telah miliki jaminan kesehatan
Produk konsentrat yang dihasilkan dari aktivitas tambang terbuka di Kabupaten Sumbawa Barat dikirim ke China melalui Pelabuhan Benete.
Wahyudin menuturkan nilai ekspor terbesar kedua setelah konsentrat adalah tembaga yang dihasilkan oleh fasilitas pemurnian mineral atau smelter di Kabupaten Sumbawa Barat.
Nominal ekspor tembaga mencapai 21,59 juta dolar AS atau setara 3,96 persen dari total nilai ekspor pada April 2025. Komoditas tembaga tersebut dijual ke Thailand melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Jawa Timur.
Komoditas ekspor terbesar berikutnya adalah perhiasan dan permata sebesar 7,50 juta dolar AS atau 1,38 persen dari total nilai ekspor pada April 2026.
Baca juga: NTB alami inflasi tahunan 3,78 persen bulan Mei 2026
Adapun komoditas ikan dan udang menyumbang 918 ribu dolar AS atau 0,17 persen, lalu disusul penjualan ekspor daging serta ikan olahan sebesar 257 ribu dolar AS atau 0,05 persen.
Kontribusi sektor tambang yang dominan dalam aktivitas perdagangan membuat kinerja ekspor tumbuh signifikan sepanjang permulaan tahun. Secara kumulatif, nilai ekspor NTB selama Januari sampai April 2026 mencapai 1,25 miliar dolar AS atau meningkat 2.121 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.
"Nilai ekspor barang tambang sebesar 1,05 miliar dolar AS pada periode Januari-April 2026," pungkas Wahyudin.