Pemkot segera membuka akses jalan penghubung Gontoran-Tegal
Senin, 24 Juni 2019 15:46 WIB
Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Mataram H Mahmuddin Tura. (Foto: ANTARA News/Nirkomala)
Mataram (ANTARA) -
Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera membuka akses jalan di Lingkungan Gontoran untuk menghubungkannya dengan Lingkungan Tegal, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Mataram H Mahmuddin Tura di Mataram, Senin, mengatakan pembukaan akses jalan tersebut dimaksudkan untuk mendukung dan memudahkan aktivitas masyarakat di dua lingkungan itu.
"Selain itu, juga mengurangi biaya produksi petani ketika membawa hasil pertanian," katanya seusai memimpin rapat pembebasan lahan dengan warga pemilik lahan yang akan dibebasakan untuk pembangunan jalan tersebut.
Mahmuddin mengatakan, dengan telah tuntasnya pembahasan pembebasan lahan milik warga hari ini, maka direncanakan tahun depan pembangunan fisik bisa mulai dikerjakan dengan estimasi kebutuhan anggaran Rp5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Mataram.
"Besarnya anggaran dibutuhkan karena panjang jalan yang akan dibangun 600 meter dengan lebar 15 meter dengan dua jembatan," katanya.
Pembukaan jalan itu juga atas pertimbangan jalan utama yang ada di dua lingkungan itu cukup lebar, sehingga layak untuk dibuka dan digabungkan menjadi satu jalur sehingga masyarakat tidak perlu berputar arah ketika ingin ke salah satu lingkungan. Apalagi kawasan tersebut masih dipenuhi areal persawahan dan sebagian warganya menjadi petani sehingga sangat membutuhkan akses jalan umum tersebut.
Sementara Lurah Selagalas Yusrin Rato menambahkan, pembukaan akses jalan Tegal-Gontoran ini sudah ditunggu-tunggu warga sekitar, karena selama ini petani dan masyarakat harus memutar arah ketika hedak ke Gontoran yang menjadi lokasi pusat aktivitas mereka.
Dia mengatakan memutar arah, berarti menambah biaya produksi karena jarak yang ditempuh lumayan jauh. Tapi kalau jalan utama ini dibuka akan bisa memotivasi sekaligus meningkatkan produksi petani dan masyarakat sekitar.
"Dampak dari pembukaan akses jalan ini sangat banyak dan positif termasuk dari sisi ekonomi," ujarnya.
Selain itu, tambahnya, sejumlah areal yang saat ini tidak produktif diyakini setelah pembukaan akses jalan dapat dioptimalkan warga.
Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera membuka akses jalan di Lingkungan Gontoran untuk menghubungkannya dengan Lingkungan Tegal, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Mataram H Mahmuddin Tura di Mataram, Senin, mengatakan pembukaan akses jalan tersebut dimaksudkan untuk mendukung dan memudahkan aktivitas masyarakat di dua lingkungan itu.
"Selain itu, juga mengurangi biaya produksi petani ketika membawa hasil pertanian," katanya seusai memimpin rapat pembebasan lahan dengan warga pemilik lahan yang akan dibebasakan untuk pembangunan jalan tersebut.
Mahmuddin mengatakan, dengan telah tuntasnya pembahasan pembebasan lahan milik warga hari ini, maka direncanakan tahun depan pembangunan fisik bisa mulai dikerjakan dengan estimasi kebutuhan anggaran Rp5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Mataram.
"Besarnya anggaran dibutuhkan karena panjang jalan yang akan dibangun 600 meter dengan lebar 15 meter dengan dua jembatan," katanya.
Pembukaan jalan itu juga atas pertimbangan jalan utama yang ada di dua lingkungan itu cukup lebar, sehingga layak untuk dibuka dan digabungkan menjadi satu jalur sehingga masyarakat tidak perlu berputar arah ketika ingin ke salah satu lingkungan. Apalagi kawasan tersebut masih dipenuhi areal persawahan dan sebagian warganya menjadi petani sehingga sangat membutuhkan akses jalan umum tersebut.
Sementara Lurah Selagalas Yusrin Rato menambahkan, pembukaan akses jalan Tegal-Gontoran ini sudah ditunggu-tunggu warga sekitar, karena selama ini petani dan masyarakat harus memutar arah ketika hedak ke Gontoran yang menjadi lokasi pusat aktivitas mereka.
Dia mengatakan memutar arah, berarti menambah biaya produksi karena jarak yang ditempuh lumayan jauh. Tapi kalau jalan utama ini dibuka akan bisa memotivasi sekaligus meningkatkan produksi petani dan masyarakat sekitar.
"Dampak dari pembukaan akses jalan ini sangat banyak dan positif termasuk dari sisi ekonomi," ujarnya.
Selain itu, tambahnya, sejumlah areal yang saat ini tidak produktif diyakini setelah pembukaan akses jalan dapat dioptimalkan warga.
Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jembatan penghubung Mandalika-Selong Belanak ditarget tuntas Desember 2025
03 December 2025 5:52 WIB
KY NTB harap hakim jaga independensi jika pemerintah beri kesejahteraan
07 October 2024 18:00 WIB, 2024
Naskah kuno Sunda adalah penghubung kearifan masa lalu dengan era modern
08 August 2024 4:25 WIB, 2024
Pembangunan jembatan penghubung di Lombok Tengah dialokasikan Rp7 miliar
01 February 2024 13:09 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Anggota DPD RI Lia Istifhama apresiasi program revitalisasi sekolah, Jatim tertinggi usulan Nasional
30 January 2026 17:35 WIB
Senator Lia Istifhama: Penyederhanaan verifikasi BPJS perkuat perlindungan dana jamaah haji
30 January 2026 17:29 WIB