Dua mahasiswa NTB di Wuhan dievakuasi ke Indonesia
Minggu, 2 Februari 2020 17:36 WIB
Ketua Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Nusa Tenggara Barat (NTB), Imanuella Andilolo (tengah). ANTARA/Nur Imansyah/dok
Mataram (ANTARA) - Dua orang mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah China di Wuhan asal Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah berhasil di evakuasi ke Indonesia.
Ketua Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB Imanuella Andilolo di konfirmasi ANTARA, Minggu membenarkan dua orang penerima beasiswa dari Pemprov NTB yang tengah menempuh kuliah di Wuhan, China sudah berada di Indonesia yaitu DP dan MN laki-laki dan perempuan berusia 18 tahun.
"Keduanya ikut dengan rombongan WNI yang dipulangkan Pemerintah Indonesia pada hari ini (Minggu,2/2). Keduanya dalam kondisi sehat," ucapnya.
Imanuella menjelaskan, sebelum virus corona merebak di Kota Wuhan, ada empat orang penerima beasiswa dari NTB yang menempuh pendidikan tinggi di kota itu.
Dari empat orang tersebut, dua orang sudah lebih dulu berada di Indonesia, sedangkan dua orang lagi masih berada di Wuhan.
Dua orang mahasiswa penerima beasiswa NTB yang sudah berada di Indonesia tersebut, kebetulan sedang berada di luar Wuhan sebelum kota tersebut ditutup aksesnya oleh Pemerintah China.
"Mereka kebetulan sudah keluar dari Wuhan sebelum akses ditutup. Mereka pulang ke NTB untuk berlibur karena sekarang sedang liburan Tahun Baru China," katanya.
Terkait mahasiswa penerima beasiswa lainnya asal NTB yang berada di wilayah China lainnya, menurut Immanuela, LPP terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia, termasuk pihak kampus masing-masing dan KBRI.
Ketua Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB Imanuella Andilolo di konfirmasi ANTARA, Minggu membenarkan dua orang penerima beasiswa dari Pemprov NTB yang tengah menempuh kuliah di Wuhan, China sudah berada di Indonesia yaitu DP dan MN laki-laki dan perempuan berusia 18 tahun.
"Keduanya ikut dengan rombongan WNI yang dipulangkan Pemerintah Indonesia pada hari ini (Minggu,2/2). Keduanya dalam kondisi sehat," ucapnya.
Imanuella menjelaskan, sebelum virus corona merebak di Kota Wuhan, ada empat orang penerima beasiswa dari NTB yang menempuh pendidikan tinggi di kota itu.
Dari empat orang tersebut, dua orang sudah lebih dulu berada di Indonesia, sedangkan dua orang lagi masih berada di Wuhan.
Dua orang mahasiswa penerima beasiswa NTB yang sudah berada di Indonesia tersebut, kebetulan sedang berada di luar Wuhan sebelum kota tersebut ditutup aksesnya oleh Pemerintah China.
"Mereka kebetulan sudah keluar dari Wuhan sebelum akses ditutup. Mereka pulang ke NTB untuk berlibur karena sekarang sedang liburan Tahun Baru China," katanya.
Terkait mahasiswa penerima beasiswa lainnya asal NTB yang berada di wilayah China lainnya, menurut Immanuela, LPP terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia, termasuk pihak kampus masing-masing dan KBRI.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkes teken aturan baru, Layanan kesehatan wajib jalan saat krisis dan wabah
04 February 2026 15:20 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Menkes teken aturan baru, Layanan kesehatan wajib jalan saat krisis dan wabah
04 February 2026 15:20 WIB