Tabrakan tersebut melibatkan sebuah satelit milik Iridium Satellite LLC dan sebuah satelit komunikasi "non-operasional " Rusia, kata Letkol AU Les Kodlick dari Komando Strategis AS, seperti dilaporkan Reuters.
Peristiwa tabrakan itu merupakan yang pertama kalinya terjadi hingga sejauh ini. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026