Mataram, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap Letjen TNI (Purn)  Prabowo Subianto, ikut memeriahkan Festival Kuda Bima yang akan digelar 5-12 Desember 2010 di Bima, Pulau Sumbawa.

   "Besar harapan kami Prabowo ikut memeriahkan Festival Kuda Bima itu, panitia akan berkoordinasi dengannya, mudah-mudahan bisa berpartisipasi," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Aryadi, di Mataram (14/11), ketika menjelaskan kesiapan pelaksanaan Festival Kuda Bima.

   Prabowo merupakan pemilik Nusantara Polo Club yang berlokasi di Jagorawi Golf and Club, Kranggan, Cibinong, Jawa Barat, yang pernah mewakili Indonesia bertanding di ajang SEA Games di Thailand, Desember 2007.

   Berdasar hasil verifikasi tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Prabowo diketahui memiliki sedikitnya 90 ekor kuda, sebagian besar di antaranya berada di Nusantara Polo Club, yang dibangun Prabowo beberapa tahun lalu.

   Prabowo juga memiliki 17 ekor kuda jenis Lusiano dipelihara di kawasan vila Prabowo yang dibangun di atas lahan seluas 4,8 hektare.

   Khusus untuk kuda Lusiano, Prabowo membangun sarana pendukung, selain kandang yang terlihat cukup mewah, seperti arena pacuan yang beralaskan pasir pantai berwarna putih, disertai bak gelanggang olah raga dan berbagai aksesori mahal.

   Bahkan, Prabowo yang sangat berminat terhadap olah raga berkuda itu sengaja membawa dokter hewan asal Argentina untuk mengurusi kuda-kudanya jenis Lusiano.

   Aryadi mengatakan, penyelenggaraan Festival Kuda Bima itu merupakan bagian dari upaya pencapaian target Visit Lombok Sumbawa 2012 yakni kunjungan wisatawan sebanyak satu juta orang, selain upaya memasyarakatkan seni berkuda dan pemberdayaan potensi kuda di Bima, yang biasanya digelar secara rutin saat perayaan HUT RI dan perayaan lainnya di pemerintahan daerah.

   Festival tersebut akan menampilkan beberapa atraksi menarik seperti ''pacoa jara'' atau pacuan kuda, parade kuda, pameran dan bursa kuda, seminar tentang kuda serta kuliner kuda.

   "Khusus parade kuda akan diikuti sekitar 500 ekor kuda dari Pulau Sumbawa dan Lombok (NTB), Sumba (NTT) dan Bali, yang ditunggangi para pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta atlet olah raga berkuda," ujarnya. 
Menurut Aryadi, kegiatan pameran dan bursa kuda akan diwarnai jual beli kuda, kuliner kuda seperti dendeng kuda, susu kuda liar dan aksesori kuda.

   Sementara pada seminar kuda akan dibahas prospek pengembangan peternakan kuda yang dapat menghasilkan bibit unggul.

   "Untuk pacuan kuda ditargetkan pelibatan seribu ekor kuda pacuan yang dikategorikan dalam 12 kelas dari pemula hingga dewasa," ujarnya.


Festival Lakey
Aryadi mengatakan, Fesitival Kuda Bima itu akan digelar setelah pelaksanaan Festival Lakey yang dijadwalkan 3-5 Desember 2010, yang merupakan awal dari kesiapan penyelenggaraan lomba selancar internasional pada Juni -Juli 2011.

   Pantai Lakey di Kabupaten Dompu, merupakan tempat yang sangat potensial untuk kegiatan olahraga selancar baik untuk skala nasional maupun internasional.

   Pantai Lakey dikelilingi gunung atau perbukitan namun memiliki gulungan ombak yang cukup keras dengan ketinggian lebih dari tiga meter.

   Terakhir lomba selancar internasional diadakan lima tahun lalu dan diikuti ratusan peserta dari berbagai negara seperti Australia, Inggris, Belanda, Amerika Serikat, Selandia Baru dan Kanada.

   "Pemerintah berupaya menjadikan Pantai Lakey sebagai lokasi tetap kegiatan selancar (surfing)  internasional secara berkelanjutan, setelah sukses menggelar "Lakey Peak Sultan Cup", 31 Oktober 2009 yang diikuti 50 peserta termasuk delapan peselancar asal Australia dan Amerika Serikat," ujarnya.

   Klub peselancar Dompu juga pernah menggelar "Kite Surfing Contest" tingkat internasional yang digelar di pantai Lakey Hu'u.

   Menurut dia, Festival Lakey 2010 yang diselenggarakan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemerintah Kabupaten Dompu itu juga merupakan bagian dari pembenahan objek wisata andalan di Pantai Lakey yang disenangi wisatawan mancanegara karena potensi selancar.

   Penyelenggaraan festival itu akan semakin memantapkan keterpaduan pengelolaan kawasan wisata di tingkat provinsi dan kabupaten menuju pembentukan kawasan wisata internasional.

   Selain menampilkan potensi wisata pantai yang handal, juga disajikan kegiatan  lain yang dapat menambah daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke wilayah NTB.

   Dalam rangkaian Festival Lakey 2010 itu akan digelar sejumlah kegiatan  pendukung seperti, "tour the Lakey" berupa sepeda santai dan balapan sepeda, lomba lari Lakey 10 K, lomba pacuan kuda pantai, olah raga pantai berupa voli pantai, sepak bola pantai, selancar pemula, ''fun game''.

   "Kegiatan lainnya yang diagendakan yakni pesta pantai berupa lomba kuliner tentang aneka masakan khas Dompu, kemah bakti kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se-Pulau Sumbawa, lomba senam Sasambo, pemilihan duta wisata Dompu, atraksi tenun Ranggo, dan lomba memancing," ujar Aryadi.(*)


 



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026