Mataram, (ANTARA) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Nusa Tenggara Barat berharap agar Peraturan Gubernur tentang NTB Emas segera disahkan agar program penjaringan atlet andalan yang akan dikirim ke Pekan Olah Raga Nasional bisa berjalan pada 2011.

   "Peraturan Gubernur (Pergub) tentang NTB Emas itu harus segera disahkan karena waktunya sudah dekat dengan pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON)," kata Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Nusa Tenggara Barat (NTB) Andi Hadianto, di Mataram (2/1).

   Menurut dia saat menjelaskan program NTB Emas, Pergub tersebut dibutuhkan untuk dijadikan sebagai landasan dalam menyeleksi atlet andalan yang akan berlaga di PON 2012 di Riau.

   Dalam Pergub tersebut tertuang upaya mencapai target meraih 10 medali emas di PON 2012. Beberapa langkah tersebut di antaranya bagaimana pola perekrutan atlet andalan dan pola pembinaannya sebelum dikirim untuk bertanding.

   Pergub NTB Emas yang dirancang bersama dengan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) NTB tersebut, kata Andi, juga mengusulkan dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan pelatihan daerah (Pelatda) terhadap atlet andalan yang sudah lolos seleksi.

   "Total dana yang kami usulkan sebesar Rp4 miliar. Kami belum tahu berapa yang disetujui. Yang jelas diharapkan Pergub segera disahkan agar program atlet andalan bisa dilaksanakan pada 2011. Daerah lain sudah menggelar Pelatda persiapan PON, NTB belum," ujarnya.

   Ia mengatakan pihaknya bersama dengan KONI NTB mengusulkan sebanyak 27 atlet andalan yang masuk dalam program pembinaan atlet NTB Emas.

   Para atlet tersebut berasal dari enam cabang olah raga unggulan NTB, yakni  atletik, tarung derajat, tinju, bola voli pantai, pencak silat dan  kempo.

   Namun, kata Andi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Bidang Organisasi KONI NTB, atlet dari cabang olah raga lain yang memiliki prestasi nasional tidak menutup kemungkinan juga akan dimasukkan dalam program NTB Emas.

   "Seleksi atlet andalan tidak hanya diambil dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM). Kami juga menyeleksi atlet yang akan dikirim ke PON di tingkat kabupaten yang dinilai memiliki potensi untuk menyumbangkan emas," katanya.(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026