Jakarta (ANTARA) - Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur sedang menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami istri komedian Isa Wahyu Prastantyo atau yang dikenal publik sebagai Isa Bajaj.
"Korban sampai saat ini belum membuat laporan polisi, namun kita tetap melakukan penyelidikan di lokasi kejadian," kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur Kompol Indra Tarigan di Jakarta, Senin.
Peristiwa itu dialami oleh istri Isa Bajaj berinisial RM di sekitar Komplek Abadi, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Ahad (17/1) siang.
Korban saat itu sedang jalan kaki di sekitar kediamannya. Kemudian seorang pria mengendarai sepeda motor motor matic hitam terlihat memperhatikan korban serta membuntuti dari belakang.
Seketika pelaku berhenti di samping korban sambil memperlihatkan kemaluannya di hadapan RM.
Kejadian tersebut terekam melalui kamera pengintai atau CCTV yang ada di sekitar TKP. Lalu korban mengunggah rekaman video di media sosial agar masyarakat lebih waspada.
Indra mengatakan jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur sedang berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Duren Sawit untuk penyelidikan awal kejadian. "Kami sedang koordinasi dengan Polsek Duren Sawit," katanya.
Polisi juga telah memperoleh barang bukti awal berupa tangkapan layar dari CCTV yang diunggah oleh Isa Bajaj yang menampilkan sosok pelaku serta TKP.
Berita Terkait
Bejat!! Pemuda di Lombok Utara hamili pacar di bawah umur
Jumat, 11 Oktober 2024 14:22
Korban pelecehan di panti asuhan Tangerang bertambah satu
Kamis, 10 Oktober 2024 12:24
Kementerian PPPA menegaskan pelecehan merupakan tindak pidana
Senin, 2 September 2024 20:44
Ketua KPU Bali: Jajarannya dilarang 'aneh-aneh' buntut kasus Hasyim
Sabtu, 6 Juli 2024 4:57
IDAI sarankan orang tua perkenalkan anatomi tubuh ke anak
Kamis, 20 Juni 2024 19:41
Pelaku peretas akun medsos atas nama Icha Shakila, jadikan anak sebagai korban
Senin, 10 Juni 2024 9:19
KAI Daop 1 kampanye antipelecehan seksual di Stasiun
Minggu, 2 Juni 2024 7:22
Korban pelecehan di Ponpes Sekotong Lombok Barat sebanyak 4 santriwati
Kamis, 30 Mei 2024 13:08