Banjarmasin, 10/6 (ANTARA) - Publikasi data hasil pertandingan dalam Seleksi Tilawatil Quran Nasional XXI 2011 di Banjarmasin terhenti, dan rencananya dipublikasikan lagi pada Jumat siang.

   Hal tersebut diumumkan panitia melalui pusat informasi media pada Kamis malam.

   Menurut salah seorang panitia, penghentian penyebarluasan data tersebut akan dilakukan hingga Jumat (10/6) siang itu, menunggu hasil sidang dewan hakim Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) XXI.

   Meski penyebarluasan data hasil pertandingam terhenti, pelaksanaan STQN tetap berlangsung semarak, dimana setiap panggung selalu dipadati ribuan penonton.

   Berdasarkan pemantauan ANTARA, di depan panggung utama arau persis di depan halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin ribuan penonton berdesakan seraya tertegun melihat dan mendengar suara para khafilah mengumandangkan ayat suci Al-Qur'an.

   Sebelumnya, upacara pembukaan dihadiri Menteri Agama Suryadharma Ali, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, sejumlah perwakilan pejabat beberapa provinsi, pejabat dari Kementerian Agama dan pejabat di lingkungan Pemprov Kalsel.

   STQ XXI di Banjarmasin tergolong cukup mewah, terutama panggung utama yang berbentuk Al Quran terbuka ditambah dua panggung di sampingnya menyerupai gelombang air sungai.

   Membangun ketiga panggung itu termasuk ornamen dan lampu hias, panitia menghabiskan dana sekitar Rp 1,2 miliar. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026