Polda NTB minta personel pengamanan mudik harus komunikatif dan humanis

id polri humanis,pengamanan mudik,mudik lebaran,pengawasan propam

Polda NTB minta personel pengamanan mudik harus komunikatif dan humanis

Kepala Bidpropam Polda NTB Kombes Pol Awan Hariono (kiri) ketika mengecek kesiapan personel di pos pengamanan mudik lebaran yang berada di Kota Mataram, NTB, Jumat (29/4/2022). ANTARA/HO-Polda NTB.

Mataram (ANTARA) - Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Komisaris Besar Polisi Awan Hariono mengatakan seluruh personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Rinjani 2022 harus bersikap komunikatif dan humanis.

"Para personel yang bertugas juga harus selalu mengedepankan sikap humanis dan komunikatif. Begitu juga proaktif dalam berperilaku positif, harus bisa mencerminkan peran Polri sebagai pelayan masyarakat," kata Awan melalui keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Jumat.

Pesan itu pun dipastikan Awan, telah disampaikan kepada personel yang melaksanakan tugas Operasi Ketupat Rinjani 2022, selama 12 hari terhitung sejak Kamis (28/4) hingga 9 Mei 2022.

Dalam Operasi Ketupat Rinjani 2022 ini Polda NTB menerjunkan 1.658 personel dari seluruh polres jajaran.

Mereka mendapat tugas mengamankan pergerakan arus mudik seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat jelang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Dari giat tersebut, polres jajaran Polda NTB telah mendirikan 35 pos pengamanan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, khususnya di titik yang rawan terjadi kemacetan maupun kerumunan masyarakat.

Dalam menjalankan tugas tersebut, Awan beserta anggota Propam Polda NTB turut mengecek kesiapan personel yang bertugas di pos-pos pengamanan mudik lebaran.

Dalam giat tersebut, Awan mengingatkan personel untuk menjalani tugas sesuai dengan prosedur penanganan. Begitu juga mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 dalam bertugas.

Apabila ada terjadi pelanggaran, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak segan mengambil sikap sesuai aturan penindakan di internal kepolisian.

"jadi tunjukkan bahwa Polri hadir untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ucapnya.