Dompu, NTB, 22/11 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berjanji akan memperbaiki jalan Pekat-Kilo yang menghubungkan Kecamatan Menggelewa, Pekat, Manggelewa dan Kecamatan Kilo, kabupaten Dompu pada 2012.
  "Kami sudah mendapat informasi dari Pemerintah Propinsi NTB bahwa jalan provinsi itu akan diperbaiki tahun 2012," kata Bupati Dompu H Bambang M Yasin di Dompu, Selasa.
  Ia mengatakan, jalan dari Manggelewa ke Pekat sepanjang 180 kilometer dan jalan dari Menggelewa ke Kecamatan Kilo 80 kilometer dalam kondisi rusak parah. Jalan tersebut merupakan tangung jawab Pemerintah Privinsi NTB.
  Bahkan, katanya, jalan dari Kempo ke Pekat kondisinya sangat memprihatinkan. Selain berkerikil yang membahayakan pengendara, juga di beberapa titik berlubang.
  Perbaikan jalan itu, katanya, selain untuk menyongsong tahun kunjungan wisata Lombok Sumbawa atau Visit Lombok Sumbawa 2012, juga diharapkan akan membuka keterisolasian warga di kecamata terujung Kabupaten Dompu.
  Menurut Bambang, akibat jalan rusak parah di Kecamatan Pekat komoditas unggulan kecamatan tersebut relatif sulit dipasarkan.  Kecamatan di lereng gunung Tambora itu, merupakan penghasil kopi dan mete, akibat rusaknya jalan sejak beberapa tahun ini, harga komoditi unggulan tersebut turun.
  "Kita berharap perbaikan jalan itu bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di dua kecamatan tersebut," katanya.
  Sementara di kecamatan Kilo, merupakan penghasil  perikanan. Selama ini, hasil tangkapan nelayan di kecematan yang berbatasan dengan wailayah Kabupaten Bima itu, dijual ke luar daerah melalui laut dengan harga yang relatif murah.
  Ia menambahkan, jalan menuju Kecamatan Kilo direncanakan akan langsung tembus ke Kecamatan Donggo dilanjutkan menuju Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.
  Pembukaan jalan itu, kata Bambang, untuk memudahkan warga Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima yang akan menuju ibukota Kabupaten Bima, tanpa harus melewati Kabupaten Dompu yang jarak tempuhnya mencapai 200 kilometer.
  "Jika jalan tembus tersebut sudah dibangun yang melewati Desa Lasi kecamatan Kilo, warga Kecamatan Sanggar hanya menempuh jarak sekitar 80 kilometer," ujarnya.

(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026