
SUMBAWA BARAT GELAR BARAPAN KERBAU DI SENGGIGI

Mataram, 3/6 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Barapan Kerbau (Kebo) di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, guna merangsang wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Sumbawa.
"Biasanya Barapan Kerbau digelar di Sumbawa Barat, namun kami gelar di sini (Senggigi) agar wisatawan mancanegara mau ke Sumbawa guna menikmati keindahan objek wisata yang ada," kata Bupati Sumbawa Barat KH Zulkifli Muhadli, di sela-sela pelaksanaan Barapan Kerbau yang digelar di Malase, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu.
Kawasan wisata Senggigi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan mancanegara itu berada di sebelah utara Pulau Lombok, sementara Kabupaten Sumbawa Barat berada di bagian barat Pulau Sumbawa.
Jarak kedua wilayah itu lebih dari 100 kilometer, dan harus menyeberang laut dari Pelabuhan Penyeberangan Kayangan (Lombok Timur) - Poto Tano (Sumbawa Barat) sepanjang 12 mil dengan waktu tempuh 45 menit hingga satu jam.
Zulkifli mengatakan, Barapan Kerbau merupakan jenis atraksi budaya yang sangat digemari oleh masyarakat dari Suku Samawa (salah satu suku di Pulau Sumbawa).
Barapan kerbau itu umumnya dilaksanakan pada awal musim tanam padi dan setelah panen, namun dengan meningkatkan penggemar atraksi budaya itu, maka kegiatan itu digelar setiap minggu di Sumbawa Barat.
Kerbau yang diikutkan dalam barapan itu berpasangan, namun pasangan yang dipilih untuk mengikuti perlombaan tersebut yang paling sehat, kuat dan tentunya sudah terlatih.
Sebelum perlombaan dimulai, pasangan kerbau itu dihiasi semenarik mungkin, dan sebelum memasuki arena perlombaan terlebih dahulu ditangani dalam ritual tertentu oleh dukun (sandro).
"Namun, Barapan Kerbau yang digelardi kawasan wisata Senggigi ini hanya eksebisi, karena arena sesungguhnya ada di Sumbawa Barat. Maksudnya agar wisatawan, terutama mancanegara tergiring untuk melancong ke Sumbawa Barat," ujarnya.
Selain Barapan Kerbau, kata Zulkifli, masyarakat di Sumbawa Barat juga menggelar Barapan Ayam yang prosesinya menyerupai Barapan Kerbau.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat Musyafirin, yang mendampingi Bupati Sumbawa Barat, mengatakan, meskipun eksebisi pelaksanaan Barapan Kerbau di Senggigi itu melibatkan 238 ekor kerbau atau 119 pasang.
Ratusan ekor kerbau itu didatangkan secara khusus dari Pulau Sumbawa menggunakan truk yang diangkut kapal penyeberangan.
"Tapi pergerakan kerbau dari Sumbawa itu dikawal aparat kepolisian, jadi tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan," ujar Musyafirin. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
