Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB H M Junaifin, di Mataram, Senin, mengatakan kegiatan Sharia Expo 2012 itu bertujuan untuk menyosialisasikan produk-produk bank syariah yang sudah beroperasi di wilayah NTB dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perbankan syariah.
"Kegiatan pameran bank umum syariah tersebut baru pertama kali digelar di NTB. Nanti akan dipusatkan di dua lokasi, yakni di Mataram Mal dan Lapangan Sangkareang, Kota Mataram," katanya.
Ia mengatakan, jumlah bank umum syariah di NTB yang akan berpartisipasi sebanyak tujuh bank, yakni Bank Syariah Mandiri, Bank Muammalat, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit syariah dan Bank NTB unit syariah.
Pameran perbankan syariah tersebut juga didukung oleh dua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) syariah yang sudah berkembang di Kota Mataram, yakni BPR Dinas Ashri dan BPR Patuh Beramal.
Melalui Sharia Expo, kata Junaifin, masyarakat NTB, khususnya di Pulau Lombok yang mayoritas muslim bisa mengetahui secara detail mengenai produk-produk pembiayaan perbankan syariah.
Masyarakat terutama para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga bisa berkonsultasi dengan pihak perbankan syariah mengenai sistem penyaluran pembiayaan seperti Mudharabah, yakni akad yang dilakukan antara pemilik modal (shahibul mal) dengan pengelola (mudharib) di mana nisbah bagi hasil disepakati di awal, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal.
"Potensi perkembangan perbankan syariah di NTB cukup besar. Oleh sebab itu, BI NTB dan perbankan syariah terus berupaya menggarap potensi itu, salah satunya melalui Sharia Expo," ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan pameran yang akan berlangsung di Lapangan Sangkareang Kota Mataram akan dirangkaikan dengan pemutaran film Negeri 5 Menara dengan judul "Manjadda wa Jadda", pada Sabtu malam, 14 Juli 2012.
Rangkaian acara lainnya adalah gelar donor darah oleh para karyawan bank syariah dan kegiatan sepeda santai yang disponsori oleh salah satu pengembang perumahan di NTB, yakni PT Varindo Lombok Inti. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026