"Ada masyarakat yang mudiknya masih lama dan baru akan pulang akhir pekan ini. Untuk itu, kita harus siap melayani dengan baik dan saya minta Dirut ASDP Indonesia Ferry untuk menjaga ini," kata Budi saat ditemui di pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat.
Menurut Budi, Pelabuhan Bakauheni mampu menampung 39.000 kendaraan termasuk 33 kapal feri yang siap membawa penumpang berikut kendaraan menuju Pelabuhan Merak.
Jika Pelabuhan Bakauheni sudah padat, maka seluruh kendaraan akan dialihkan ke Pelabuhan Panjang. Pihaknya juga telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan di lingkungan pelabuhan.
Dengan upaya tersebut, dia berharap pelayanan penumpang bisa berjalan maksimal saat gelombang ke dua arus balik. "Mudah-mudahan tidak terjadi suatu lonjakan yang besar. Kalaupun itu terjadi kita sudah siap mengantisipasi,” jelas dia.
Baca juga: Mudik gratis bisa tekan tingkat kecelakaan motor
Baca juga: Pemerintah majukan cuti bersama Lebaran 2023 jadi 19 April-25 April, ini alasannya
Sebelumnya, Direktorat Jendral Perhubungan Darat merilis data kendaraan dari pulau Jawa ke Sumatra. Berdasarkan data H-10 sampai hari H lebaran, tercatat ada 920.054 orang dan kendaraan 213.737 unit yang menyeberang ke Pulau Sumatra. Sementara itu kendaraan yang telah menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa pada arus balik mulai H+2 sampai H+4 sebanyak 463.847 orang dan kendaraan 104.046 unit.
Pewarta : Walda Marison
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026