Mataram, 19/5 (ANTARA) - Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan menyiapkan tenaga terampil dalam bidang ahli madya keperawatan guna mengisi peluang kerja sebagai tenaga perawat di negara-negara Timur Tengah.
Hal itu dikatakan Kepala Dikpora Mataram, H. Lalu Syafi'i, pada acara serah terima bantuan seperangkat alat pencetak dan pemanas desain grafis media kain dan barang pecah belah dari Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia (SDM) Kementerian Negara Koperasi dan UKM di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Mataram, di Mataram, Selasa.
"Negara-negara Timur Tengah saat ini merupakan negara yang banyak membutuhkan tenaga kerja yang ahli dan terampil pada bidang madya menengah keperawatan, namun sayangnya, saat ini tenaga-tenaga tersebut banyak direkrut dari negara tetangga seperti Thailand, Singapura dan Malaysia," katanya.
Tenaga kerja perawat dari Indonesia masih belum begitu dilirik oleh negara Timur Tengah karena Indonesia belum banyak memiliki tenaga ahli yang terampil dalam bidang keperawatan.
Untuk itu, kata Syafi'i, pihaknya bertekad akan menyiapkan tenaga ahli dan terampil untuk mengisi peluang kerja yang ada di negara-negara Timur Tengah itu dengan cara memberikan pembinaan dan pelatihan keterampilan dalam bidang ahli madya menengah keperawatan bagi siswa tamatan SMK dan SMA, khususnya di Kota Mataram.
Peluang kerja yang cukup terbuka lebar di negara Timur Tengah dengan gaji yang cukup besar merupakan satu kesempatan yang tidak boleh disia-siakan oleh daerah, katanya.
Ia mengatakan, sebagai langkah awal, pihaknya akan membangun kerja sama dengan beberapa negara di Timur Tengah dalam bentuk pembinaan dan pelatihan keterampilan, dimana lisensi para lulusan yang mengikuti pelatihan langsung dari negara yang menjalin kerja sama.
Pemkot Mataram beberapa waktu lalu juga sudah mendapatkan tawaran dari Jepang untuk kegiatan serupa.
Selain akan dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan, para lulusan juga akan dibekali dengan pelatihan manajemen kerja agar mereka betul-betul menjadi tenaga kerja yang sukses di negara tujuan.
"Rencananya kerja sama tersebut akan dilakukan pada akhir Mei mendatang dan saat ini sedang dalam proses rekrutmen calon peserta," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026