Mataram (Antara NTB) - Penerbangan Bandara Internasional Lombok-Ngurah Rai Denpasar dan sebaliknya, ditutup total akibat abu vulkanik letusan Gunung Barujari.

General Affair and Communication Section Head PT AP I Bandara Internasional Lombok (BIL), Eka Gede Sandi Asmadi di Mataram, Rabu, mengatakan penutupan aktivitas penerbangan dari Lombok -Denpasar dan Denpasar-Lombok ini dilakukan hingga Kamis (5/11).

"Penutupan ini karena pengaruh abu vulkanik letusan Gunung Barujari," katanya.

Menurutnya, akibat letusan tersebut, sejumlah penerbangan dari BIL menuju Denpasar dan sebaliknya harus mengalami penundaan mulai dari pukul 08.05 - 08.45 Wita.

"Ada enam flight penerbangan dari BIL - Denpasar harus ditunda," ujarnya.

Ia menuturkan, karena ada penundaan penerbangan sempat terjadi penumpukan penumpang. Dimana, flight maskapai Lion dan Wings Air Lombok - Denpasar yang seharusnya terbang pukul 07.15 wita harus ditunda.

"Jumlah penumpang yang tertunda itu Wings sebanyak 65 orang. Begitu juga dengan Pesawat Garuda Indonesia dengan calon penumpang 64 orang pukul 09.30 wita Lombok - Denpasar juga ditunda," jelasnya.

Ia menambahkan, bagi para calon penumpang yang tidak jadi berangkat, pihak maskapai langsung mengembalikan uang para penumpang sesuai dengan harga tiket. Bahkan, pihak Angkasa Pura I BIL juga menyarankan para penumpang untuk mengalihkan menggunakan angkutan lain seperti kapal laut melalui Pelabuhan Lembar Lombok - Padang Bai Bali.

"Semua penumpang sudah diminta revans sesuai dengan harga tiket," terangnya.

Sementara itu, Eka mengatakan untuk rute penerbangan BIL menuju kota-kota lain seperti Jakarta, Surabaya dan rute lainnya tidak ditutup atau mengalami penundaan penerbangan.

"Kalau untuk ke Jakarta dan Surabaya tetap normal seperti biasa sesuai jadwal," tandasnya. (*)


Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2026