Mataram, 25/5 (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah dijadwalkan membuka Pertemuan Karang Taruna se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, 26 Mei 2009.

   "Mensos sudah positif akan membuka acara itu dan rencananya akan berangkat dari Bandara Selaparang Mataram menuju Sumbawa menggunakan helikopter," kata Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil, NTB, Bachrudin, di Mataram, Senin.

   Pada  Pertemuan Karang Taruna se-NTB itu Mensos akan memberikan bantuan sebesar satu miliar rupiah untuk perbaikan rumah tidak layak huni kepada 100 warga di Kecamatan Empang.

   "Masing-masing kepala keluarga akan mendapatkan dana bantuan perbaikan rumah sebesar sepuluh juta rupiah," katanya.

   Selain bantuan Mensos, Gubernur NTB,  KH Muhammad Zainul Majdi juga akan memberikan bantuan sebesar Rp250 juta  untuk perbaikan rumah tidak layak huni.

   "Bantuan dari Mensos menggunakan anggaran di luar APBN, sedangkan bantuan gubernur sumbernya dari dana APBD," katanya.

   Ia mengatakan, Pertemuan Karang Taruna se-NTB yang berlangsung selama empat hari, 25-28 Mei, diikuti  150 pengurus karang taruna dari sepuluh kabupaten/kota di NTB.

   Pertemuan tersebut membahas berbagai program karang taruna terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan sosial masyarakat di pedesaan.

   Selain itu, kata dia, juga dibahas bagaimana karang taruna meningkatkan perannya terhadap  pelayanan dasar di desa seperti peningkatan peran pos pelayanan terpadu (posyandu).

   "Pelayan dasar yang ada di masyarakat terutama di pedesaan dinilai masih belum optimal,  dan ini yang akan digugah pada pertemuan yang diadakan setiap tahun itu," katanya.

   Ia mengatakan, Kecamatan Empang dipilih sebagai tuan rumah karena karang taruna di daerah itu meraih juara tiga nasional karang taruna teladan.

   "Karang taruna dari Kecamatan Empang ini memiliki program pemberdayaan ekonomi, sosial dan kemasyarakatan yang cukup bagus sehingga karang taruna dari daerah lain dapat studi banding ke daerah ini," katanya. (*)





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026