Yang mendaftar ini bisa kader maupun di luar kader. Jadi siapa saja boleh mendaftarMataram (Antara NTB) - Dewan Pimpinan Wilayah PAN Nusa Tenggara Barat membentuk tim pemenangan pilkada sebagai persiapan menghadapi Pemilihan Gubernur NTB 2018.
Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar di Mataram, Rabu, mengatakan pembentukan tim pemenangan pilkada itu sesuai instruksi DPP PAN untuk mencari bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang nantinya akan diusung oleh PAN.
"Jadi, tim ini dibentuk sebagai persiapan PAN mengahadapi Pilkada Gubernur NTB 2018," katanya.
Ia menjelaskan, nantinya tim tersebut akan bekerja melakukan penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar melalui PAN.
"Yang mendaftar ini bisa kader maupun di luar kader. Jadi siapa saja boleh mendaftar," ucapnya.
Meski demikian, menurut Muazzim, walaupun nantinya dalam proses penjaringan tersebut PAN tetap mengutamakan kader sebagai calon, tidak menutup kemungkinan itu bisa berubah.
Semua itu akan tergantung dari hasil survei elaktabilitas calon dan koalisi partai-partai yang nantinya menjadi mitra PAN menghadapi Pilgub NTB.
"Dalam mengusung calon kader tetap kita utamakan untuk diusung. Tetapi, apabila elaktabilitas calon di luar kader lebih bagus, maka tidak menutup kemungkinan itu yang akan diusung," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Pilkada Gubernur DPW PAN NTB Saiful Islam mengatakan tim pemenangan akan bekerja melakukan penjaringan calon gubenur dan wakil gubernur selama satu tahun. Sedangkan, masa pendaftaran dilakukan mulai 15 Januari hingga 17 Desember 2017.
"Mengapa proses ini lama, karena PAN ingin menang di Pilgub NTB," tegasnya.
Ia menambahkan, dalam proses penjaringan nanti pihaknya tidak akan memberikan batasan kepada siapa saja yang ingin mendaftar. Karena, PAN ingin membuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin mendaftar.
"Kita harap yang daftar nanti itu sudah memiliki nama atau elaktabilitas yang cukup mumpuni, meski kita tetap mengutamakan kader sebagai bakal calon di Pilgub NTB," katanya. (*)
Pewarta :
Editor:
Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026