Mataram, 3/6 (ANTARA) - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB), gencar melakukan berbagai upaya serta pembenahan untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan lokal maupun asing dalam rangka mensukseskan program "Visit Lombok-Sumbawa" 2012.
"Kami akan semaksimal mungkin untuk mendukung upaya pemerintah daerah yang akan mendatangkan satu juta wisatawan melalui program "Visit Lombok-Sumbawa" 2012," kata Kepala Museum NTB, Joko Prayitno, di Mataram, Rabu.
Museum NTB saat ini merupakan salah satu destinasi atau objek tujuan wisata yang cukup diminati wisatawan khususnya wisatawan mancanegara yang datang berwisata ke daerah ini.
Ia mengatakan, salah satu langkah yang diambil untuk meningkatkan kunjungan wisatawan adalah dengan lebih banyak menggelar kegiatan-kegiatan bernuansa kebudayaan seperti lomba pakaian adat Sasak (nama salah satu suku di Pulau Lombok) dari kalangan siswa taman kanak-kanak dan sekolah dasar kelas satu yang digelar Museum NTB belum lama ini.
Selain itu, pihaknya juga berencana menggelar pameran berbagai jenis mata uang kuno yang pernah digunakan di Indonesia sejak zaman dulu pada akhir Juni mendatang.
"Rencananya kita akan bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Mataram untuk menggelar pameran mata uang logam kuno itu," ujarnya.
Menurut ia, kegiatan tersebut digelar dalam rangka mengenalkan sekaligus untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap benda mata uang kuno (nomismatika).
Kegiatan pameran yang akan berlangsung selama empat hari itu akan sangat bermanfaat untuk membangkitkan kembali rasa kecintaan masyarakat terhadap aset-aset atau budaya yang saat ini sudah mulai hilang dari hati masyarakat.
"Kami juga akan memamfaatkan momen itu untuk mensosialisasikan tentang uang palsu dan uang asli yang dicetak BI," ujarnya.
Hal lain yang dianggap penting untuk menunjang program "Visit Lombok-Sumbawa" 2012 itu adalah pembenahan dan peningkatan sarana atau fasilitas museum untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
"Sarana fisik seperti tata letak atau ruangan pameran juga perlu direnovasi serta diperbaharui untuk menunjang kenyamanan pengunjung," ujarnya.
Prayitno mengharapkan, dukungan pemerintah daerah untuk lebih memberikan forsi sumberdaya manusia yang cukup untuk Museum NTB mengingat tenaga profesional yang ada saat ini masih minim.
"Kita usahakan untuk bisa merekrut yang baru karena banyak tenaga kita yang sudah pensiun," katanya.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026