Pemprov Kalbar studi banding di Lombok Utara

id pemprov kalbar, pemkab klu,program paten,pin

Bupati Lombok Utara DR H Najmul Akhyar SH MH menyerahkan cideramata kepada Kepala Biro Pemerintahan Setda Kalbar Yohanes Budiman SIP MSi. Foto Rsd/Humas dan Protokol Setda KLU.

.....alasan memilik Kabupaten Lombok Utara menhadi menjadi obyek studi banding mendapat rekomendasi dari kementerian dengan beberapa inovasi yang telah Pemda Kabupaten Lombok Utara....
Mataram (Antaranews NTB) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan studi bandang di Kabupaten Lombok Utara terkait pengembangan wawasan layanan publik dan layanan administrasi terpadu kecamatan (Paten).

Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Utara melalui siaran pers yang diterima di Mataram, Rabu, menyebutkan rombongan yang dipimpin Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Yohanes Budiman SIP MSi diterima Bupati Lombok Utara DR H Najmul Akhyar.

Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Kalbar Yohanes Budiman SIP MSi mengatakan rombongan rombongan berjumlah 128 orang, diantaranya 7 orang dari Biro Pemerintahan Pemprov Kalbar, 3 orang asisten dari 3 kabupaten, Kadis PTSP, Kabag Pemerintahan Kabupaten, 68 orang camat serta pejabat lainnya.

"Hadir dalam rombongan ini 10 kabupaten/kota dari 12 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalbar," katanya.

Ia mengatakan alasan memilik Kabupaten Lombok Utara menhadi  menjadi obyek studi banding mendapat rekomendasi dari kementerian dengan beberapa inovasi yang telah Pemda Kabupaten Lombok Utara.

"Selain sebagai daerah wisata ada juga beberapa hal lain terkait dengan kecamatan yang ingin kami diketahui. Kita mengharapkan Pemkab Lombok Utara mau berbagi pengetahuannya, supaya bisa kami bawa pulang sebagai inspirasi percontohan," katanya.
Bupati Lombok Utara DR H Najmul Akhyar SH MH menerima rombongan studi banding dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Barat Yohanes Budiman SIP MSi. Foto Rsd/Humas dan Prtotokol Setda KLU
Bupati Dr H Najmul Akhyar SH MH  memaparkan Lombok Utara adalag kabupaten kecil pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat, hanya lima kecamatan dengan angka kemiskinan paling tinggi, tetapi angka pengangguran paling rendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Angka kemiskinan telah dapat kami dikurangi  secara progresif dari tahun ke tahun," kata Najmul Akhyar.

Menurut dia, sektor pariwisata mencapai kemajuan yang cukup menggembirakn di Kabupaten Lombok Utara. Sebagai destinasi wisata nasional, yaitu 3 gili dengan jumlah kunjungan hampir 3 ribu orang per hari. Objek wisata menarik lainnya adalah air terjun Sindang Gile, dan Gunung Rinjani.

Peningkatan pendapat asli daerah (PAD) di Kabupaten Lombok Utara cukup pesat. Pada  tahun pertama terbentuk Kabupaten Lombok Utara PAD hanya Rp6 miliar. Dalam waktu 8 pada 2017 realisasi PAD mencapai Rp130 miliar.

Dia mengatakan dengan pencapaian itu selama  3 tahun berturut-turut kami menerima penghargaan. Dalam membangun daerah, kami memprioritaskan dengan Percepatan, Inovasi, dan Nilai tambah (PIN).


"Ini saya tekankan kepada semua kepala dinas untuk melakukan minimal dua inovasi. Untuk program Paten, kami menganggarkan sejumlah 2 milyar. Dengan pelimpahan tugas pemda ke kecamatan sebanyak 38 item tugas, sehingga program PATEN ini, tugas pemda banyak yang telah diselesaikan di kecamatan," katanya.

Selain itu, katanya, Pemkab Lombok Utara juga membuat peraturan bupati (perbup) tentang Dana Desa sehingga honor guru PAUD dan TK dapat dianggarkan oleh desa.

Hadir juga mendampingi Bupati pada acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Drs H Suardi MH, Paraasisten, Parakepala OPD dan Paracamat lingkup Setda Kabupaten Lombok Utara.(*)

 
Pewarta :
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar